Sekutu Rusia Kian Solid, Kim Jong Un Sambut Lukashenko

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
1/7

Alexander Lukashenko dan Kim Jong Un berjalan bersama di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (25/3/2026), dalam kunjungan pertama pemimpin Belarusia tersebut untuk memperkuat hubungan kedua negara yang merupakan sekutu dekat Rusia. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

2/7

Kunjungan ini berlangsung di tengah dukungan Korea Utara kepada Moskow dalam perang melawan Ukraina, termasuk pengiriman jutaan amunisi serta pasukan untuk membantu Rusia mengusir serangan Ukraina di wilayah Kursk pada Agustus 2024. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

3/7

Belarus sebelumnya juga berperan penting dalam invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 dengan menyediakan wilayahnya sebagai landasan peluncuran serangan, serta menyetujui penempatan rudal nuklir taktis Rusia di perbatasan negara-negara aliansi NATO. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

4/7

Lukashenko tiba di ibu kota Pyongyang dengan sambutan karpet merah dan disambut langsung oleh menteri luar negeri Korea Utara serta puluhan anak-anak yang mengibarkan bendera kedua negara, sebelum kemudian bertemu Kim Jong Un dan berpelukan dalam pertemuan resmi. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

5/7

Dalam kunjungannya, Lukashenko juga memberikan penghormatan di Istana Matahari Kumsusan, mausoleum yang menyimpan jenazah pendiri Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il, yang merupakan kakek dan ayah dari pemimpin saat ini. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

6/7

Korea Utara dan Belarus sama-sama berada di bawah sanksi internasional selama bertahun-tahun, masing-masing karena program nuklir dan pelanggaran HAM, namun keduanya sempat menjalin kontak dengan mantan Presiden Donald Trump dari Amerika Serikat dalam periode yang berbeda, termasuk pertemuan Trump dengan Kim pada 2018–2019 yang tidak menghasilkan kesepakatan besar. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

7/7

Kunjungan Lukashenko terjadi beberapa hari setelah pertemuannya dengan utusan Trump, John Coale, serta pembebasan 250 tahanan politik, sementara hubungan Belarus dengan Washington mulai mencair setelah sebelumnya memburuk pada era Joe Biden, bahkan Lukashenko disebut berpotensi segera mengunjungi Gedung Putih. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Polisi Fokus Urai Sisa Arus Balik
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
PT BSA Logistics (WBSA) Mau IPO pada April 2026, Harga Saham Rp 150-Rp 170
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Sederet Janji Friderica Widyasari usai Dilantik Jadi Ketua Baru OJK
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Kena Efisiensi, Purbaya: MBG Bakal Dibagikan 5 Hari Seminggu
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Arus Balik Lebaran 2026, 52.253 Penumpang Padati Stasiun KAI Daop 8
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.