Drama Gelar Piala Afrika 2025 Memanas! CAS Terima Permohonan Banding Timnas Senegal

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Drama perebutan gelar juara Piala Afrika 2025 memasuki babak baru. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) secara resmi mengonfirmasi telah menerima permohonan banding dari Federasi Sepak Bola Senegal (FSF). Langkah hukum ini diambil menyusul keputusan kontroversial Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang mencabut gelar juara dari tangan timnas Senegal.

Perselisihan ini bermula dari laga final Piala Afrika 2025 di Rabat pada 18 Januari lalu yang mempertemukan Senegal dan tuan rumah Timnas Maroko. Meski Senegal memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 di lapangan, CAF kemudian menganulir hasil tersebut dan menetapkan Maroko menang WO (walk out) dengan skor 3-0.

Baca Juga :
Terpopuler: Como Lolos ke Liga Champions, Gelar Piala Afrika 1976 Timnas Maroko Dicopot
Patuh Nasihat Ibu, Achraf Hakimi Tolak Gelar Piala Afrika 2025: Senegal Layak Juara

Penyebab Sengketa

Keputusan CAF didasari atas aksi Senegal yang sempat menghentikan pertandingan selama 14 menit. Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti krusial kepada Maroko. Walaupun akhirnya Senegal kembali melanjutkan laga hingga peluit panjang dan merayakan kemenangan, Komite Banding CAF menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran aturan walk out.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu, CAS menjelaskan bahwa FSF menuntut pembatalan keputusan CAF. "Banding FSF bertujuan membatalkan keputusan CAF dan menetapkan FSF sebagai juara Piala Afrika. Mereka juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen banding hingga keputusan CAF disertai alasan lengkap tersedia," tulis pernyataan resmi CAS melalui laman mereka.

Dukungan Pemerintah Senegal

Langkah Federasi Senegal ini tidak main-main. Pemerintah Senegal bahkan turut turun tangan dengan mendesak adanya penyelidikan menyeluruh atas pencabutan gelar tersebut. Mereka menilai kemenangan yang diraih di lapangan adalah sah dan tindakan protes yang dilakukan tidak seharusnya berujung pada diskualifikasi hasil akhir.

Proses Selanjutnya

Saat ini, CAS sedang dalam proses membentuk panel arbitrase yang akan menangani kasus sensitif ini. Setelah panel terbentuk, CAS akan menetapkan jadwal persidangan untuk mendengarkan argumen dari kedua belah pihak.

Hingga keputusan final dari CAS keluar, status juara Piala Afrika 2025 masih berada di tangan Maroko sesuai ketetapan CAF. Namun, jika banding Senegal dikabulkan, peta kekuatan sepak bola Afrika bisa kembali berubah di meja hijau.

Baca Juga :
Gegara Protes Senegal, Gelar Piala Afrika 1976 Timnas Maroko Terancam Dicopot
Polemik Baru Piala Afrika, Guinea Gugat Gelar 1976 Milik Timnas Maroko
Alasan Jersey Timnas Senegal Belum Pakai Dua Bintang di Piala Dunia 2026, Imbas Gelar Dicabut?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zakat di Pinggiran Kebijakan: Mengapa Gagal Menjadi Penopang Ekonomi?
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ilmuwan Mulai Gunakan DNA Sebagai Material Robot Nano
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
John Herdman Penuh Senyum Jay Idzes hingga Kevin Diks Sudah Mendarat, Bisa Main Lawan St Kitts and Nevis?
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Seni Pertunjukan ke Kuliner, Bogor Menuju Kota Gastronomi
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laporan: ekonomi Asia diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.