Skandal ini mencuat ke publik tepat saat tim nasional Ceko sedang mempersiapkan diri untuk laga krusial playoff Piala Dunia melawan Republik Irlandia pada Kamis mendatang.
Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko, pada Selasa waktu setempat, mengumumkan dimulainya proses disipliner terhadap sejumlah klub, wasit, dan pemain yang terindikasi terlibat.
Sebagai langkah tegas, sebagian besar pihak yang terkait langsung dalam laporan tersebut telah dijatuhi larangan beraktivitas sementara di seluruh kompetisi resmi.
Baca Juga :
Wasit Tottenham vs MU di Final Liga Europa Pernah Terlibat Pengaturan SkorKepala Jaksa Negara, Radim Dragoun, mengonfirmasi bahwa aparat kepolisian nasional dan regional tengah bergerak melakukan penggeledahan serta pemeriksaan intensif.
Menurut Dragoun, penyelidikan ini berfokus pada dugaan tindak pidana korupsi dan penipuan yang berkaitan erat dengan aktivitas taruhan pertandingan olahraga.
"Proses hukum sedang berlangsung di beberapa lokasi, baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah tersangka juga telah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Dragoun dalam keterangan resminya. Operasi Gabungan Ungkap Skandal Ketua Komisi Etik, Martin Holub, menegaskan bahwa terbongkarnya kasus ini merupakan hasil dari kerja keras internal serta kolaborasi erat dengan pihak kepolisian.
Holub secara khusus memberikan apresiasi kepada Kamil Javurek selaku Petugas Integritas yang berperan sentral dalam mengungkap rantai manipulasi ini.
Dukungan penuh juga datang dari Menteri Olahraga, Boris Stastny. Ia melabeli praktik manipulasi pertandingan sebagai "penyakit dalam olahraga" yang harus segera diberantas.
Dikutip dari The Athletic, Investigasi ini turut melibatkan unit anti-match fixing dari UEFA, meskipun federasi Benua Biru tersebut masih enggan memberikan komentar resmi.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





