HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Arus balik Lebaran 2026 menjadi perhatian, terutama di kalangan dunia usaha.
Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), menilai kelancaran mobilitas pasca-Lebaran memiliki dampak langsung terhadap stabilitas distribusi barang dan aktivitas ekonomi di daerah.
Menurutnya, momentum arus balik tidak hanya berkaitan dengan pergerakan masyarakat, tetapi juga menentukan kecepatan pemulihan aktivitas bisnis setelah periode libur panjang.
“Arus balik ini sangat penting karena menjadi penanda mulai normalnya kembali aktivitas ekonomi. Jika mobilitas berjalan lancar, maka distribusi barang dan jasa juga bisa kembali stabil,” ujarnya pada Rabu, 25 Maret 2026.
AIA menjelaskan bahwa sektor perdagangan, logistik, dan transportasi menjadi yang paling terdampak selama periode mudik dan arus balik.
Menurutnya, gangguan distribusi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berpotensi memicu keterlambatan pasokan serta kenaikan harga di sejumlah komoditas.
Karena itu, Kadin Sulsel mendorong adanya penguatan koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, serta pelaku usaha untuk memastikan kelancaran arus balik, terutama di jalur-jalur utama distribusi barang.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat pasca-Lebaran. Stabilitas pasokan dinilai menjadi kunci dalam mengendalikan inflasi daerah.
“Distribusi harus dipastikan tidak terhambat, terutama untuk kebutuhan pokok. Ini penting agar harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga,” ungkap Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini.
AIA juga mengingatkan pelaku usaha agar segera melakukan penyesuaian operasional pasca-libur Lebaran, termasuk memastikan rantai pasok kembali berjalan optimal.
Menurutnya, percepatan normalisasi aktivitas ekonomi akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada triwulan kedua tahun 2026.
“Kita berharap momentum arus balik Lebaran dapat dikelola dengan baik sehingga tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga mampu mendukung percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” tutup Ketua DPD Gerindra Sulsel ini. (ams)





