Usai Puncak Arus Balik Mudik, Korlantas Polri Masih Siapkan One Way Sepenggal-Nasional

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri masih menyiapkan skema rekayasa lalu lintas One Way Sepenggal dan Nasional, usai terjadinya puncak arus balik mudik lebaran Idul Fitri tahun 2026.

“One Way sepenggal One Way nasional itu tentunya kita sudah mempersiapkan emergency plan,” kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Lebih lanjut, Agus menerangkan, pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini melihat volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung. Nantinya jika telah mencapai 4.000 kendaraan, maka akan dilakukan One Way.

“Jadi kalau memang nanti parameter di Gate Tol Kalikangkung itu sudah hampir 4.000, kami juga mungkin akan melakukan One Way. Tetapi kalau masih di bawah 3.800, 2.500, kita masih bisa menggunakan jalur yang arah Jakarta dan arah ke Trans Jawa,” ujar Agus.

“Kita juga harus semua kita layani masyarakat yang akan datang ke arah Trans Jawa, Sumatera juga harus kita layani,” lanjutnya.

Sementara itu, Agus menyebutkan, sebelum diterapkan One Way, nantinya akan dilaukan sosialisasi dan sterilisasi terlebih dahulu.

“Ketika kita lakukan One Way tentunya kita harus awali dengan sosialisasi, sterilisasi, dan kita umumkan kepada masyarakat memang prioritas untuk duta para rekan-rekan kita yang balik harus kita prioritaskan,” ucapnya.

Selain di Tol Trans Jawa, pihaknya juga menyiapkan skema one way di wilayah Jawa Barat. Sebab, volume kendaraan yang melintas di Jawa Barat bisa mencapai 35 persen.

“Dari yang dari Jawa Barat akan ke Jakarta tentunya yang biasanya itu Cipularang nanti crossingnya ada di kilometer 66 Cikampek, tahun ini kita sudah menggunakan tol fungsional Japek Selatan dari Sadang, Deltamas boleh bisa keluar sampai Setu. Ini sudah kita lakukan,” terang Agus.

“Termasuk juga tol fungsional yang ada di Sukabumi, Bocimi, dari Parung Kuda menuju ke Karang Tengah, Karang Tengah ke Parung Kuda bisa menghindarkan untuk mengelola tol yang ada di Parung Kuda dan arteri yang ada di Cibadak menuju Sukabumi,” sambungnya.

Termasuk juga di Jogjakarta, Jawa Timur Probolinggo, Besuki sampai Paiton. Kemudian di Palembang menuju ke Jambi, Jambi ke Palembang juga ada tol fungsional yang juga menjadikan tata kelola flow lalu lintas. (Ars/ree)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Revitalisasi 60.000 Unit Sekolah pada 2026, Tambah Anggaran Rp89,5 Triliun
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Danrem hingga Karo Ops Polda Riau Berkolaborasi Padamkan Karhutla di Dumai
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Gagal Juara Lagi di Brasil, Ducati Akhirnya Sadar Tak Bisa Terus Andalkan Marc Marquez
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Jangan Panik! Penumpang Whoosh yang Tertinggal Bisa Reschedule Gratis, Ini Syaratnya
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Akhir Masa Transisi Bencana di Sumatra, Pemerintah Mulai Rekonstruksi 1 April
• 22 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.