WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS)-Israel mencabut nama Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dari daftar target.
Keduanya dilaporkan dicabut dari daftar target AS-Israel selama empat hingga lima hari.
Dikutip dari Ynet News, laporan tersebut diungkapkan Wall Street Journal, Rabu (25/3/2026), mengutip pejabat Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Trump Bersumpah Lepaskan "Neraka" Jika Iran Tak Juga Menyerah
Pencabutan sementara itu dilakukan di tengah upaya AS untuk melakukan negosiasi demi mengakhiri perang.
Dicabutnya nama Ghalibaf dan Araghchi dari daftar target disebut untuk mengizinkan ruang untuk potensi diplomasi.
Nama Ghalibaf sebelumnya sempat menggema setelah disebut diinginkan Trump untuk menjadi pemimpin tertinggi Iran.
Seperti dilaporkan Al-Jazeera, Trump mengatakan utusannya tengah berbicara dengan pejabat senior Iran untuk mengakhiri perang.
Meski Trump tak menyebut siapa sosok pejabat tersebut, namun media Israel dan AS melaporkan Utusan Khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner tengah berbicara dengan Ghalibaf.
Namun, Pemerintah Iran dan Ghalibaf telah membantah bahwa pembicaraan AS-Iran tengah dilakukan.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Ynet News/Al-Jazeera
- mohammad bagher ghalibaf
- abbas araghchi
- amerika serikat
- israel
- daftar target
- iran





