Jakarta, CNBC Indonesia — Transaksi jumbo terjadi pada emiten industri kelapa sawit, PT FAP Agri Tbk. (FAPA) perdagangan pagi ini, Kamis (26/3/2026).
Sebanyak 28.870.682 lot saham FAPA berpindah tangan dengan harga rata-rata Rp 6.500. Dengan demikian total nilai transaksi mencapai Rp 18,8 triliun.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui tujuan dan siapa di balik transaksi tersebut.
Seiring dengan transaksi jumbo itu, saham FAPA naik 1,52% ke level 6.700. Adapun dalam sebulan terakhir saham FAPA naik naik 7,63%.
Sebagai informasi, FAP Agri adalah perusahaan milik keluarga konglomerat Fangiono. Per 28 Februari 2026, Wirastuty Fangiono tercatat sebagai penerima manfaat terakhir FAPA.
Dia mengendalikan FAP Agri melalui Prinsep Management yang menggenggam 79,31% saham perusahaan.
Mengutip data Forbes, Fangiono merupakan satu keluarga konglomerat di Indonesia. Mereka tercatat sebagai orang terkaya ke-27 dengan total harta US$ 3,05 miliar atau Rp 51,54 triliun (kurs Rp 16.900).
Sementara itu, transaksi jumbo tersebut terjadi di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok pada awal perdagangan pagi ini, Per pukul 10.17 WIB, IHSG turun 85,81 poin atau -1,18% ke level 7.216,31.
Sebanyak 338 saham turun, 318 naik, dan 302 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 23,8 triliun, melibatkan 14,76 miliar saham dalam 698.300 kali transaksi.
Awalnya IHSG mengawali perdagangan di zona hijau. Indeks dibuka naik 0,16% atau menguat 11,54 ke level 7.313,66. Akan tetapi mulai mengalami koreksi dalam lima menit setelah dibuka.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google




