Pahami Perbedaan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

DETEKSI dini menjadi kunci penting dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk kanker. Namun, banyak kasus baru terdiagnosis saat sudah memasuki tahap lanjut, salah satunya karena keterbatasan akses teknologi medis.

Beruntung, saat ini telah hadir PET CT Scan dan SPECT CT Scan sebagai teknologi kedokteran nuklir untuk mendeteksi fungsi dan aktivitas sel dalam tubuh.

Menurut dr. Lim Andreas, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), keduanya saling melengkapi, namun biasanya PET CT Scan digunakan dalam bidang onkologi untuk menilai metabolisme gula pada sel jinak maupun ganas, sedangkan SPECT CT Scan untuk mengevaluasi fungsi berbagai organ. Keduanya bertujuan menegakkan diagnosis yang lebih akurat. 

Baca juga : Peneliti Temukan Cara Deteksi Dini Kanker Hanya dengan Tes Darah

PET-CT Scan berfokus pada aktivitas metabolisme sel, sehingga dapat mendeteksi sel kanker aktif, menentukan stadium kanker, mengetahui penyebaran (metastasis), dan memantau respons terapi dan kekambuhan

PET-CT Scan sering digunakan pada kanker paru, payudara, tiroid, kolorektal, hati, limfoma, prostat, urologi, ginekologi (serviks, ovarium, endometrium), serta kanker kepala dan leher.

PET CT Scan digunakan baik pada tahap diagnosis awal, staging, evaluasi pasca terapi, maupun pemantauan jangka panjang.

Baca juga : Alat Deteksi Digital Mampu Temukan Kanker Lebih Dini

Sementara itu, SPECT-CT berfokus pada fungsi organ dan jaringan, sehingga dapat membedakan jaringan normal dan abnormal, mengevaluasi performa organ, dan membantu diagnosis dan perencanaan terapi. 

Selain kanker, SPECT-CT juga digunakan untuk penyakit jantung, gangguan otak dan neurologi, paru-paru, ginjal, tulang, kelenjar tiroid dan paratiroid, dan pemantauan terapi radioiodine. 

SPECT CT Scan ini membantu dokter dalam menegakkan diagnosis dan merencanakan terapi yang lebih tepat dan personal, hingga mengevaluasi respons terhadap pengobatan.

PET CT dan SPECT CT merupakan bagian dari One Stop Cancer Care Mayapada Hospital. Layanan ini mengintegrasikan pemeriksaan diagnostik, konsultasi dokter multidisiplin, perencanaan terapi, hingga pendampingan pasien dalam satu alur perawatan.

Dengan pendekatan ini, pasien tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan yang akurat, tetapi juga arah pengobatan yang lebih jelas, terencana, dan personal.

Setiap pasien memiliki kebutuhan medis yang berbeda. Untuk menentukan jenis pemeriksaan dan rencana terapi yang paling sesuai, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter.

Sebagai bagian dari layanan diagnostik lanjutan, Mayapada Hospital menghadirkan PET dan SPECT CT dengan teknologi advanced & low radiation untuk mendukung diagnosis akurat dan penanganan yang lebih terarah. (Z-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Soal Tersangka Baru Kasus Kuota Haji: Tunggu Senin
• 9 menit lalukumparan.com
thumb
Pendapatan Metrodata (MTDL) Tumbuh 8,1 Persen Sepanjang 2025, Ini Segmen Penopangnya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pasif di Perang Iran-Israel, Xi Jinping dan Putin Diam-Diam Tetap Muncul di Balik Layar
• 5 jam laludisway.id
thumb
Jaga Kesehatan Pemudik, Dinkes Jabar Siagakan Mobil Layanan Kesehatan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.