JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Sahrin Hamid memberi penjelasan mengenai Anies yang mendatangi acara open house Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026), padahal tidak diundang.
Sahrin mengungkit Sekretaris Jenderal Demokrat Herman Khaeron yang memberi respons sangat baik perihal kedatangan Anies.
"Saya kira Kang Hero (Herman Khaeron Sekretaris Jenderal Partai Demokrat) telah menyampaikan sebuah respons yang sangat baik. Ini konteksnya adalah silaturahmi di tengah momen Idul Fitri," ujar Sahrin kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2026).
Sahrin memaparkan, di dalam Islam, silaturahmi adalah suatu amalan yang sangat dianjurkan.
"Oleh karenanya, momentum silaturahmi ini harus dipandang sebagai bagian dari muamalat selaku muslim," imbuhnya.
Baca juga: Arteta Disebut Salah Fatal Mainkan Kepa Saat Arsenal Dibekuk Man City
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra memberi penjelasan mengenai kehadiran mantan Calon Presiden 2024 Anies Baswedan ke rumah SBY.
Herzaky mengatakan, pada intinya, SBY saat itu sedang menggelar open house dalam rangka halal bihalal Lebaran Idul Fitri 2026.
"Pak SBY open house. Siapa saja yang datang untuk bersilaturahmi dengan beliau dan keluarga besar, tentu disambut dengan baik. Namanya momen Lebaran," ujar Herzaky.
Hercaky mengakui, di antara tamu-tamu yang hadir, ada Anies Baswedan.
Anies Tak Diundang, tapi Disambut Baik
Anies sendiri sebenarnya tidak diundang ke open house SBY tersebut.
"Salah satu yang hadir memang betul ada Mas Anies. Seperti halnya tamu-tamu lain, tentu diterima dengan baik oleh Bapak SBY selaku tuan rumah," jelasnya.
"Iya (Anies sebenarnya tidak diundang)," tegas Herzaky.
Baca juga: Demokrat Sebut SBY-AHY Tak Bahas Koalisi dengan Anies, Pastikan Koalisi dengan Prabowo
Meski begitu, Herzaky menegaskan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tetap mendampingi SBY untuk menyambut semua tamu yang hadir.
Dia pun menekankan tidak ada pembicaraan khusus dengan siapapun saat Lebaran di Cikeas itu, termasuk Anies.
"Tidak perlu diartikan atau dibawa ke mana-mana. Apalagi sampai diarahkan ke rencana koalisi ke depan ataupun urusan pemilu. Kejauhan mikirnya," kata Herzaky.