Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat pelaksanaan arus balik hingga 26 Maret 2026 mencapai 67,5 persen dengan jumlah penumpang sebanyak 225.898 orang.
“Kami optimistis jumlah penumpang arus balik akan mengalami kenaikan seiring dengan berlangsungnya periode arus mudik Angkutan Lebaran Pelni hingga 6 April 2026,” ujar Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Ditto menyampaikan puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 31.460 orang.
Menurut Ditto, puncak arus balik tahun ini terjadi pada Kamis (2/4) dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang.
Baca juga: ASDP perketat keselamatan pelayaran hadapi cuaca buruk di Selat Sunda
Secara umum, Ditto menyampaikan pelaksanaan arus mudik angkutan Lebaran Pelni 2026 berjalan dengan lancar dan terkendali. Pelni mencatat telah melayani 316.975 penumpang untuk periode Lebaran 2026.
“Realisasi kenaikan 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Ditto.
Ditto mengatakan Pelni telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadirkan Mudik Nyaman Bersama mulai dari penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, penambahan personel pelayanan, dan tenaga pengamanan.
Pihaknya juga memastikan armada yang laik untuk melaut guna menjaga kelancaran perjalanan penumpang.
“Kami melakukan monitoring kapal, pelabuhan, dan meningkatkan koordinasi lintas stakeholder agar berjalan lancar dan fokus pada keselamatan,” kata Ditto.
Baca juga: Pemudik pilih kapal jadi sarana pulang kampung karena harga terjangkau
Ia juga mengimbau pemudik yang belum memiliki tiket untuk segera memesan melalui kanal resmi BUMN Pelayaran itu, agar terhindar dari risiko kehabisan kuota dan tiket tidak resmi.
Selain itu, ia mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan.
“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan 'safety first', 'zero accident' dan 'service excellent',” kata dia.
“Kami optimistis jumlah penumpang arus balik akan mengalami kenaikan seiring dengan berlangsungnya periode arus mudik Angkutan Lebaran Pelni hingga 6 April 2026,” ujar Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Ditto menyampaikan puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 31.460 orang.
Menurut Ditto, puncak arus balik tahun ini terjadi pada Kamis (2/4) dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang.
Baca juga: ASDP perketat keselamatan pelayaran hadapi cuaca buruk di Selat Sunda
Secara umum, Ditto menyampaikan pelaksanaan arus mudik angkutan Lebaran Pelni 2026 berjalan dengan lancar dan terkendali. Pelni mencatat telah melayani 316.975 penumpang untuk periode Lebaran 2026.
“Realisasi kenaikan 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Ditto.
Ditto mengatakan Pelni telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadirkan Mudik Nyaman Bersama mulai dari penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, penambahan personel pelayanan, dan tenaga pengamanan.
Pihaknya juga memastikan armada yang laik untuk melaut guna menjaga kelancaran perjalanan penumpang.
“Kami melakukan monitoring kapal, pelabuhan, dan meningkatkan koordinasi lintas stakeholder agar berjalan lancar dan fokus pada keselamatan,” kata Ditto.
Baca juga: Pemudik pilih kapal jadi sarana pulang kampung karena harga terjangkau
Ia juga mengimbau pemudik yang belum memiliki tiket untuk segera memesan melalui kanal resmi BUMN Pelayaran itu, agar terhindar dari risiko kehabisan kuota dan tiket tidak resmi.
Selain itu, ia mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan.
“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan 'safety first', 'zero accident' dan 'service excellent',” kata dia.





