[FULL] Chico Hakim dan INDEF soal Wacana WFH ASN untuk Hemat BBM, Singgung Efektivitas Kebijakan

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita

 

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah tengah mengkaji kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan global akibat konflik Iran vs Israel.

Kebijakan ini direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan dan masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menilai implementasi WFH bukan hal baru, mengingat pengalaman selama pandemi COVID-19.

Selain itu, Pemprov juga telah mendorong efisiensi BBM melalui kebijakan penggunaan transportasi umum setiap hari Rabu bagi ASN.

Sementara itu, Ekonom INDEF, Abra Talattov, menilai bahwa kebijakan WFH selama satu hari per minggu tidak cukup signifikan dalam menekan konsumsi BBM secara nasional.

Baca Juga: [FULL] Direktur Eksekutif CORE Indonesia Bicara soal Wacana WFH hingga Strategi Hemat BBM

 

Penulis : Dian-Septina

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Chico Hakim
  • INDEF
  • wfh asn
  • wacana wfh
  • hemat bbm
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Lebaran di Bandara Sam Ratulangi Diprediksi Masih Meningkat
• 29 menit lalutvrinews.com
thumb
Pria Pemilik SPPG yang Viral usai Joget di Medsos Minta Maaf ke Presiden Prabowo-Netizen
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Dean James Resmi Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ternyata Ini Alasan Mengejutkannya
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
BlackRock Peringatkan Ancaman Resesi Global Jika Iran Tetap Jadi Ancaman di Timur Tengah
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ketombe Tak Kunjung Hilang? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya
• 20 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.