Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kawasan wisata sejarah Kota Tua di Taman Sari, Jakarta Barat, tidak hanya menjadi magnet bagi warga lokal selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Keindahan arsitektur kolonial dan beragam atraksi budaya di kawasan ini terbukti sukses memikat ribuan wisatawan mancanegara (wisman).
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, mengungkapkan bahwa dari total 106 ribu pengunjung yang datang selama periode libur Lebaran, ribuan di antaranya merupakan turis asing.
"Kami mencatat terdapat sekitar 2.100 wisatawan mancanegara yang datang berkunjung untuk menikmati suasana historis di kawasan Kota Tua ini," ujar Denny kepada wartawan, Kamis, 26 Maret 2026.
Kehadiran wisatawan mancanegara ini melengkapi kemeriahan di Kota Tua yang mengalami lonjakan kunjungan sejak H+2 Lebaran. Denny mengatakan tren kenaikan paling signifikan terjadi pada H+3 dengan jumlah mencapai 64 ribu pengunjung dalam sehari.
"Jumlah pengunjung Kota Tua pada H+2 Lebaran mencapai 19 ribu wisatawan. Jumlah ini meningkat signifikan pada H+3 yang mencapai 64 ribu pengunjung. Untuk H+4 tercatat ada 23 ribu wisatawan yang datang," jelasnya.
Atraksi Budaya dan 'Lighting Art' Jadi Magnet
Daya tarik Kota Tua bagi wisatawan mancanegara didorong oleh beragam sajian seni dan budaya. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah penampilan Lighting Art yang menghiasi gedung-gedung bersejarah di malam hari.
Selain itu, UPK Kota Tua juga menyuguhkan hiburan bernuansa tradisional dan modern, seperti musik Bale Keroncong serta penampilan band dari Komunitas Kota Tua Jakarta.
"Museum juga buka menyesuaikan hari operasionalnya masing-masing. Tempat kuliner, hiburan sepeda, dan lainnya di sini diserbu para pengunjung," terangnya.
Perpanjangan Jam Operasional
Guna mengakomodasi membludaknya jumlah pengunjung, pihak pengelola mengambil kebijakan untuk menambah jam operasional kawasan. Selama libur Lebaran, Kota Tua dibuka hingga pukul 22.00 WIB, satu jam lebih lama dari jadwal biasanya.
Denny menambahkan, pihaknya juga menyiagakan petugas untuk memberikan imbauan terkait kebersihan lingkungan agar kenyamanan wisatawan, terutama turis asing, tetap terjaga.
"Kami prediksi jumlah ini akan meningkat terus hingga hari Sabtu dan Minggu sebelum libur sekolah berakhir. Mari sama-sama kita jaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban," tandasnya.
Editor: Redaksi TVRINews




