CIKAMPEK, DISWAY.ID -- Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) sempat menunjukkan peningkatan pada 23-24 Maret 2026.
Data Jasa Marga Group mencatat, sebanyak 75 ribu kendaraan melintas di GT Cikatama arah Jakarta pada Senin, 23 Maret 2026.
Angka tersebut kemudian melonjak tajam menjadi 106 ribu kendaraan pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah.
BACA JUGA:42 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta, Korlantas Siapkan Pengamanan
BACA JUGA:Kembali Normal Usai Lebaran, 2,8 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
"Jadi itu sudah 141 persen kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama (23-24 Maret 2026)," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paalo.
Sementara pada Rabu, 25 Maret 2026, volume arus balik di GT Cikatama mengalami penurunan. Sebanyak 76.650 kendaraan bergerak menuju Jakarta.
Meski demikian, pergerakan arus balik masih terus berlangsung dan berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Di lain sisi, kondisi lalu lintas sepanjang tol Trans Jawa arah Jakarta terpantau tetap lancar. Tanpa antrean berarti di gerbang tol.
"Proyeksi puncak arus balik terjadi tanggal 24 Maret Terlihat bahwa pola persebaran pengguna jalan ini sangat baik," tutur Ria.
BACA JUGA:Lonjakan 141 Persen, Arus Balik di Cikampek Utama Tetap Lancar
BACA JUGA:Arus Balik Mulai Landai, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Dihentikan
"Sehingga dapat terlayani dengan baik gitu ya. Jadi terlihat di gerbang tol Cikampek Utama tidak ada antrian yang cukup berarti gitu dengan lonjakan yang signifikan," sambungnya.
Ria menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan contraflow menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus balik.
"One way nasional jalan, kontraflow pun diberlakukan. Sehingga persebaran pengguna jalan di arus balik ini dapat terlayani dengan baik," jelasnya.
- 1
- 2
- »





