Cegah Penularan di Kendari, Pemerintah Gencarkan Imunisasi Campak Nasional

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Muhammad Aswan

TVRINews, Kendari

Dalam upaya mencegah dan memutus rantai penularan campak, pemerintah terus mengintensifkan sosialisasi serta pelaksanaan imunisasi campak secara serentak di seluruh Indonesia.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kembali meningkatnya kasus campak pada awal tahun 2026. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa imunisasi campak memiliki peran penting dalam melindungi anak dari risiko penularan sekaligus mencegah komplikasi serius yang dapat ditimbulkan oleh penyakit tersebut.

Selain memberikan perlindungan individu, imunisasi juga berfungsi membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity, sehingga penyebaran virus menjadi lebih terbatas. 

Upaya ini dinilai penting untuk menekan potensi penularan lintas daerah, terlebih di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus mudik Lebaran.

Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar segera melengkapi imunisasi campak pada anak-anak mereka. 

Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, segera memeriksakan anak jika mengalami gejala, serta membatasi kontak dengan orang lain apabila terindikasi terinfeksi.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Kendari melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elffi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti surat edaran kewaspadaan dan pencegahan campak dari Kementerian Kesehatan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

”Pihak Dinkes Kota Kendari telah menindaklanjuti surat edaran kewaspadaan dan pencegahan campak dari Kementerian Kesehatan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya 

Surat edaran tersebut juga telah diteruskan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar informasi pencegahan dapat tersosialisasi secara luas kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan kembali menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penularan campak serta melindungi anak-anak dari dampak penyakit yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaduh Aksi Joget di Dapur SPPG, Hendrik Irawan Berikan Klarifikasi Soal Pengakuan Untung MBG Rp6 Juta Sehari
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Elkan Baggott: Ada John Herdman, Timnas Indonesia yang Sekarang Lebih Berkualitas
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Kamis 26 Maret 2026, Simak Daftar Emitennya
• 49 menit laluidxchannel.com
thumb
Kolaborasi Kunci Kementerian PU Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.