BEK Timnas Indonesia Elkan Baggott menegaskan kesiapannya menghadapi persaingan ketat di lini belakang jelang laga FIFA Series Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3), dengan membawa pengalaman serta mentalitas dari sepak bola Eropa.
Baggott itu menilai terdapat perubahan signifikan dalam tim dibanding beberapa tahun terakhir, terutama dari sisi kualitas pemain dan atmosfer internal skuad. Mengingat Baggott sempat absen selama dua tahun membela Timnas Indonesia.
"Perbedaan terbesar dibanding dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain," ujar Baggott kepada pewarta.
Baca juga : FIFA Series Timnas Indonesia: Herdman Targetkan Identitas Baru Squad Garuda Hadapi St Kitts and Nevis
Ia menyoroti meningkatnya jumlah pemain Indonesia yang merumput di kompetisi Eropa, yang dinilai membawa dampak positif terhadap standar permainan tim secara keseluruhan.
"Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top. Mereka membawa standar yang lebih tinggi," lanjutnya.
Selain kualitas individu, Baggott juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam tim yang menurutnya kini semakin solid.
Baca juga : Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026 di SUGBK
"Selain itu, kebersamaan dan semangat tim juga jauh lebih kuat sekarang. Itu sebagian besar datang dari energi Coach John dan perubahan mentalitas kami," katanya.
Kembalinya Baggott ke timnas juga menjadi sorotan setelah terakhir kali memperkuat Indonesia pada 2024. Ia mengaku antusias bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih.
"Terakhir kali saya bermain untuk Indonesia adalah di Qatar 2024. Sejak itu ada beberapa alasan saya tidak dipanggil, tapi bukan saatnya dibahas sekarang," ungkapnya.
"Saya sangat senang kembali. Ini negara saya, dan saya ingin memberikan yang terbaik untuk membuat semua orang bangga," tambahnya.
Di tengah ketatnya persaingan di lini belakang, Baggott melihat situasi tersebut sebagai hal positif bagi perkembangan tim.
"Sekarang sekitar setengah tim adalah pemain baru, jadi ada proses adaptasi," jelasnya.
"Namun semua pemain sangat ramah, sehingga memudahkan saya beradaptasi. Persaingan juga lebih ketat sekarang, yang justru bagus untuk meningkatkan kualitas tim," sambungnya.
Berbekal pengalaman bermain di Inggris, Baggott mengaku membawa sejumlah aspek penting untuk membantu tim, terutama dalam hal kepemimpinan dan kekuatan fisik.
"Dari pengalaman saya di Inggris, saya belajar soal kepemimpinan. Saya cukup vokal dalam mengatur lini belakang," ujarnya.
"Saya juga membawa fisik yang kuat. Selain itu, kemampuan bermain dengan bola akan saya gunakan untuk membantu tim bermain sesuai gaya yang diinginkan pelatih," lanjutnya.
Ia pun menegaskan tekadnya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi timnas Indonesia dalam laga melawan St. Kitts and Nevis.
"Saya ingin memberikan performa terbaik untuk tim dan negara," pungkasnya. (H-4)





