Iran kembali melancarkan serangan rudal ke Israel. Militer Israel mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya merespons serangan rudal dari Iran pada hari Kamis (26/3), yang menurut petugas medis menyebabkan enam orang mengalami luka ringan dan beberapa kerusakan.
Dilansir kantor berita AFP, Kamis (26/3/2026), seorang juru bicara layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan petugas memberikan perawatan medis kepada "enam orang yang mengalami luka ringan akibat ledakan".
Sebelumnya, seorang juru bicara MDA mengatakan kepada radio publik Israel bahwa ada kerusakan pada beberapa rumah di kota Kafr Qassem di Israel tengah, yang menurut Wali Kota Haitham Taha disebabkan oleh amunisi kluster.
Militer Israel mengatakan tim penyelamat Komando Pertahanan Dalam Negeri telah dipanggil ke sebuah lokasi terdampak yang berada di Israel tengah.
Dalam tiga pernyataan terpisah yang dirilis dalam waktu sekitar 90 menit, militer Israel mengatakan telah "mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Israel".
"Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman," kata pernyataan tersebut, diikuti dengan pengumuman bahwa orang-orang "sekarang diizinkan untuk meninggalkan ruang terlindungi di semua wilayah negara".
(ita/ita)





