JAKARTA, KOMPAS.TV - Kemasan makanan dan minuman yang tampak aman ternyata menyimpan potensi risiko tersembunyi.
Di balik lapisan tahan air dan minyak yang selama ini diandalkan industri, terdapat ancaman migrasi bahan kimia hingga partikel mikroplastik ke dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Kondisi ini mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menghadirkan terobosan baru.
Baca Juga: ULM Gandeng Kementan dan BRIN Kembangkan Riset Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan
Melalui riset terkini, BRIN mengembangkan metode pembuatan kemasan berbasis kertas yang dilapisi minyak nabati, sebagai alternatif yang lebih aman sekaligus ramah lingkungan dibandingkan plastik.
Plastik Masih Dominan, Risiko MengintaiSelama ini, industri kemasan masih mengandalkan plastik, terutama jenis polyethylene, sebagai bahan pelapis.
Fungsinya krusial, yakni mencegah air dan minyak meresap ke dalam kemasan berbahan kertas atau karton.
Namun, penggunaan plastik bukan tanpa konsekuensi. Bahan aditif dalam plastik berpotensi bermigrasi ke dalam makanan dan minuman.
Selain itu, partikel mikroplastik juga dapat ikut terkontaminasi dan masuk ke tubuh manusia.
Tak hanya berdampak pada kesehatan, limbah plastik dari kemasan juga menjadi persoalan lingkungan.
Baca Juga: Peneliti BRIN Minta Pemerintah Lebih Tegas Sikapi Perang AS-Israel di Iran
Sifatnya yang sulit didaur ulang dan tidak mudah terurai membuat plastik berkontribusi besar terhadap pencemaran jangka panjang.
Inovasi Pelapis dari Minyak NabatiMenjawab tantangan tersebut, BRIN mengembangkan metode pelapisan kertas menggunakan minyak nabati.
Pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan kemasan yang tetap memiliki sifat tahan air dan minyak, namun lebih aman bagi konsumen.
Selain itu, kemasan berbasis minyak nabati ini juga diharapkan dapat didaur ulang dengan lebih mudah serta memiliki tingkat biodegradabilitas yang lebih tinggi dibandingkan plastik konvensional.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- BRIN
- kemasan ramah lingkungan
- kemasan minyak nabati
- pengganti plastik
- kemasan makanan sehat
- mikroplastik





