Pekanbaru: Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau mengerahkan helikopter bom air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai. Karhutla saat ini masih belum padam dan menimbulkan asap tebal.
Kepala Pelaksana BPBDPK Riau Edy M Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur menyampaikan di Kota Dumai terdapat lima titik karhutla. Helikopter dikerahkan ke Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, dengan kondisi masih ada titik api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman dari udara dan pendinginan.
"Pemadaman dari udara oleh helikopter water bombing Badan Nasional Penanggulangan Bencana hari ini dilakukan di Kelurahan Mundam Dumai," kata Edy di Pekanbaru seperti dilansir Antara, Kamis, 26 Maret 2026.
Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, sebanyak tiga titik. Kondisi saat ini masih ada titik api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman darat dan udara.
Baca Juga :
Luas Karhutla Riau Capai 2.713 Hektare dalam Tiga Bulan Terakhir
Masih di Dumai, karhutla juga terjadi di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai. Namun kondisi hanya berasap tipis dan sudah dilakukan pendinginan.
Dia menyampaikan di wilayah Riau lainnya, yakni Kabupaten Pelalawan, terdapat dua titik kebakaran. Pertama di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, yang kondisinya masih ada titik api. Begitu juga di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, masih dilakukan pemadaman.
Ilustrasi: Pemadaman kebakaran hutan dan lahan. ANTARA/HO-Manggala Agni
Kemudian di Kabupaten Siak, Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, juga masih ada titik api dan asap tebal. Lalu di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, masih terdapat satu titik api.
"Kabupaten Indragiri Hilir satu titik di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, kondisi masih ada titik api dan asap dan dilakukan pemadaman dan pendinginan," ungkapnya.
Saat ini, lanjutnya, ketersediaan sarana operasi udara terdapat dua unit helikopter patroli, kemudian satu helikopter Kementerian Kehutanan, helikopter BNPB, dan helikopter bom air BNPB.




