Ada Godzilla El Nino, Bapanas Pastikan Stok Cadangan Beras RI Cukup 4 Juta Ton

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal adanya proyeksi fenomena iklim Godzilla El Nino di Indonesia. Terlebih ada juga fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif diperkirakan dapat mengakibatkan musim kemarau di Indonesia menjadi lebih panjang dan kering.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memproyeksi kedua fenomena tersebut terjadi bersamaan mulai April mendatang.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan untuk mengantisipasi kedua fenomena tersebut pemerintah memastikan ketahanan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) terus diperkuat.

Dia meyakini, cukupnya stok CPP yang bersumber dari produksi dalam negeri bisa digunakan untuk program intervensi pangan ketika ada anomali cuaca.

"Adanya prediksi Godzilla El Nino telah menjadi perhatian pemerintah. Kami di Badan Pangan Nasional sesuai arahan Kepala Bapanas Bapak Andi Amran Sulaiman, memastikan ketahanan stok CPP terus diperkuat agar nanti saat diperlukan, bisa segera disalurkan untuk membantu masyarakat," kata Ketut dalam keterangannya, Kamis (26/3).

Stok beras CCP yang dikantongi Bulog saat ini mencapai 4,08 juta ton atau meningkat 77,8 persen dibandingkan kondisi stok pada akhir Maret tahun lalu yang saat itu masih berada 2,29 juta ton.

Dia memastikan cadangan tersebut sebagian besar dari dalam negeri, sebab sejak awal tahun Bulog telah menyerap sebanyak 1,24 juta ton beras dari petani.

Kemudian stok CPP jagung berada di kisaran 144 ribu ton dengan 101,96 ribu ton serapan dari dalam negeri. Terlebih Indonesia sudah tidak melakukan impor jagung pakan sejak tahun 2025.

Kemudian stok minyak goreng berada di angka total 95 ribu kiloliter, gula konsumsi ada 50 ribu ton dengan sebagian besar ada di ID FOOD sebagai pengelolanya, daging sapi/kerbau 11 ribu ton, daging ayam 39 ton keduanya di ID FOOD. Sementara CPP telur ayam 62 ton dikelola Bulog.

Stok CPP tersebut akan disalurkan ke masyarakat melalui berbagai program intervensi pangan, salah satunya program bantuan pangan beras dan minyak goreng yang kembali digulirkan pemerintah mulai Maret ini.

Per 25 Maret, realisasi bantuan pangan mencapai 378.666 penerima di 24 provinsi. Sementara realisasi penjualan beras SPHP selama bulan Maret tahun ini telah menyentuh angka 43,17 ribu ton.

BRIN menjelaskan istilah Godzilla El Nino digunakan untuk menggambarkan potensi fenomena El Nino yang sangat kuat. Kondisi ini diperkirakan dapat memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering, sehingga Indonesia berpotensi mengalami penurunan tutupan awan dan curah hujan.

Meski demikian, dampaknya tidak akan merata di seluruh wilayah. BRIN mengingatkan kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan risiko kekeringan di wilayah selatan Indonesia, serta potensi banjir di kawasan timur laut seperti Sulawesi, Halmahera, dan Maluku.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Kota-Kota Besar Indonesia Pascalibur Lebaran Usai
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
BPBDPK Riau Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla di Dumai
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ancaman El Nino ”Godzilla” dan Rapuhnya Sistem Pertanian Indonesia
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Keberangkatan Penumpang di Terminal Bulupitu Purwokerto Naik 58 Persen
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Yaqut Kembali ke Rutan, Polemik Penahanan Bergulir ke Dewas KPK
• 15 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.