Pemulihan Korban Air Keras Andrie Yunus Butuh Waktu 2 Tahun

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan proses pemulihan aktivis KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras, Andrie Yunus diperkirakan berlangsung hingga dua tahun karena kompleksitas luka yang dialami.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan hasil pendalaman tim medis menunjukkan luka yang dialami Andrie tergolong luka bakar akibat zat kimia asam kuat.

Baca Juga
  • Hujan Bom di Langit Israel, Rahasia di Balik Rudal Beranak-pinak Iran yang Porak-porandakan Zionis
  • Buntut Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Kabais Diganti
  • Tak Sekadar Balas Dendam, Ini Makna 'Setiap Darah Ada Diyah' yang Dikatakan Mojtaba Khamenei

“Operasi masih terus berlanjut dan diperkirakan berlangsung enam bulan hingga dua tahun ke depan untuk pemulihan,” ujar Saurlin, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan enam bulan pertama merupakan fase krusial dalam menentukan arah pemulihan, terutama untuk memastikan stabilitas kondisi luka dan respons tubuh terhadap tindakan medis lanjutan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Komisioner Mediasi Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi menambahkan penanganan medis yang dilakukan sejauh ini berjalan intensif dan terukur. Namun, kondisi tertentu, khususnya pada mata kanan korban, masih dalam tahap analisis sehingga perkembangan akhirnya belum dapat disimpulkan.

“Belum dapat dipastikan apakah mengalami perbaikan atau penurunan, karena masih dalam proses,” ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Minyak Mentah Rusia Tiba di Filipina, Bantu Atasi Darurat Energi
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Belasan Tahun Mengais Rezeki di Jalan Demi Keluarga di Kampung Halaman Saat Momen Lebaran
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Friderica Pastikan "Pesawat" OJK Siap Terbang Hadapi Berbagai "Cuaca"
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Efisiensi, Mensos Gus Ipul Akan Tunda Kegiatan Seremonial hingga Belanja
• 15 jam laludetik.com
thumb
Banyak Warga AS Kecewa, Rating Pemerintahan Trump Ambruk
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.