Antrean Truk Logistik di Pelabuhan SMA Lampung Mengular 5 Km, Sopir Terjebak hingga 10 Jam

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Lampung Selatan, tvOnenews.com — Antrean kendaraan truk logistik di pelabuhan pembantu PT Sumur Makmur Abadi (SMA), Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, mengular hingga sepanjang lima kilometer.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah truk pengangkut logistik seperti buah-buahan, sayuran, dan bahan pangan terjebak kemacetan hingga 10 jam.

Petugas gabungan TNI dan Polri tampak berjibaku mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan yang terjadi di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Ketapang.

Salah satu sopir truk, Toni, mengaku telah terjebak sejak dini hari di depan pintu masuk pelabuhan PT SMA dan belum juga dapat masuk ke area pelabuhan.

“Saya dari jam dua malam di sini, terjebak macet sampai sekarang belum juga bergerak untuk bisa masuk ke pelabuhan,” ujar Toni.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari petugas pelabuhan, kemacetan terjadi akibat lonjakan jumlah kendaraan logistik yang dialihkan untuk menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan PT SMA.

Penumpukan kendaraan pun terjadi hingga meluas ke jalan nasional. Para sopir mengeluhkan lamanya penanganan dari pihak terkait dalam mengatasi antrean tersebut.

“Kasihan para sopir yang mengangkut buah-buahan dan sayuran, akibat kemacetan ini muatan kami terancam busuk dan tidak bisa dijual lagi di kota,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Lampung Selatan, Erza Nasution, mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan telah diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas guna mengurai kepadatan.

Menurutnya, sejumlah langkah telah dilakukan agar antrean tidak semakin panjang, termasuk pengalihan kendaraan ke pelabuhan lain.

“Petugas telah kita terjunkan di titik-titik tertentu untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi agar lalu lintas tetap lancar. Kepadatan antrean sudah terurai, sebagian kendaraan truk sudah dialihkan ke Pelabuhan Wika Beton,” ujar Erza.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apindo Wanti-Wanti Dampak Kebijakan WFH ke Industri: Perlu Kajian Mendalam
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Subsidi BBM Malaysia Bengkak hingga Rp 13 T Imbas Perang di Iran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Trump klaim perundingan dengan Iran berlanjut meski Teheran membantah
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pengamat Ini Peringatkan Suporter Timnas Indonesia Tak Hujat John Herdman Kalau Kalah dari Saint Kitts and Nevis
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Klarifikasi Mulan Jameela soal Hoaks Pernyataan Rendahkan Profesi Guru
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.