Wagub Kaltara Soroti Infrastruktur Perbatasan Apau Kayan yang Memprihatinkan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Utari

TVRINews, Kalimantan Utara

Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini terungkap saat Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, melakukan monitoring dan evaluasi di Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu.

Dalam kunjungan tersebut, Ingkong Ala bersama sejumlah pejabat terkait meninjau berbagai infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan hingga fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung. Saat berada di Jembatan Long Ampung, ia menyoroti kondisi jembatan yang belum mengalami peremajaan sejak dibangun pada tahun 2008.

“Kondisi ini tentu menjadi perhatian kami, karena jembatan ini akses utama masyarakat termasuk menuju bandara. Jika tidak segera ditangani, ini bisa membahayakan pengguna,” ujar Ingkong Ala.

Ia menilai, kondisi jalan yang berlubang serta bagian jembatan yang mulai mengalami kerusakan dapat membahayakan pengguna, mengingat jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat.

Peninjauan juga dilakukan di Rumah Sakit Pratama Long Ampung. Di lokasi ini ditemukan sejumlah kerusakan, di antaranya plafon yang jebol akibat rembesan air. Selain itu, masih terdapat bagian gedung baru yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Fasilitas kesehatan ini sangat penting, sehingga kerusakan yang ada harus segera diperbaiki agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Kunjungan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Infrastruktur tersebut juga dinilai dalam kondisi memprihatinkan, meskipun telah dibangun sejak tahun 2006.

“Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi prioritas, karena menyangkut konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ingkong Ala.

Selain itu, kunjungan ini juga berkaitan dengan agenda lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 26 Maret 2026 di Desa Long Nawang.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan, sebagai upaya memperkuat konektivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Siklon Narelle, Berpotensi Picu Hujan di Banten, Jakarta hingga Jatim
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Belum Naikkan Harga Avtur Meski Negara Tetangga Kurangi Penerbangan
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kapan Pink Moon 2026 Terjadi di Indonesia? Fenomena Astronomi Bulan Berwarna Merah
• 8 jam laludisway.id
thumb
Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 26 Maret 2026, Waspada Hujan Deras!
• 14 jam laludisway.id
thumb
Puncak Arus Balik Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Diprediksi 26-29 Maret 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.