BYD Denza D9 Buka Pre-Sale Mengusung Baterai Terbaru, Ngecas 10 ke 70 Persen Cuma Butuh 5 Menit

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

BYD bersiap membuka keran pemesanan awal (pre-sale) untuk MPV premium terbarunya, Denza D9 model 2026 pada 29 Maret 2026 mendatang.

Mengutip laporan dari Autohome, MPV andalan ini akan tetap menawarkan dua pilihan, yakni plug-in hybrid (PHEV) dan battery-electric (BEV), dengan serangkaian peningkatan perangkat keras yang berfokus pada performa baterai dan pengisian daya.

Untuk sisi eksterior, penyegaran paling kentara ada pada bagian wajahnya. Denza D9 terbaru mengusung desain gril depan baru dengan efek pelapisan tiga dimensi yang lebih tegas dibandingkan model sebelumnya, sembari tetap mempertahankan siluet khas sebuah MPV.

Secara dimensi, mobil ini tercatat memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.110 mm. Angka ini sejalan dengan generasi sebelumnya, menandakan tidak ada ubahan ukuran yang drastis pada versi pembaruan ini.

Untuk varian PHEV, Denza D9 memadukan mesin turbocharged 1,5 liter dengan motor listrik ganda. Konfigurasi ini menghasilkan tenaga 115 kW dari mesin bakar, dipadukan dengan motor listrik depan 200 kW dan motor listrik belakang 45 kW. Berdasarkan standar CLTC, daya jelajah murni listriknya diklaim mampu menembus angka di atas 400 km, dengan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien di angka 6,35 liter/100 km.

Sementara itu, berdasarkan dokumen dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT), varian murni listrik (BEV) dibekali motor depan bertenaga 340 kW. Untuk versi penggerak semua roda (AWD), terdapat tambahan motor belakang sebesar 70 kW. Varian tanpa emisi ini menawarkan pilihan daya jelajah sejauh 750 km dan 800 km.

Seluruh varian Denza D9 terbaru kini dipersenjatai dengan baterai Blade generasi kedua dari BYD yang mendukung performa pengisian daya kilat (flash-charging). Berdasarkan klaim resmi, pengisian daya dari 10% hingga 70% hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit, sedangkan dari 10% ke 97% tuntas dalam waktu 9 menit saja pada kondisi normal.

Bahkan dalam pengujian cuaca ekstrem, performanya tetap impresif. Pada suhu minus 20 derajat Celcius, pengisian daya dari 20% ke 97% hanya memakan waktu sekitar 12 menit (waktu akan bertambah sekitar 3 menit jika suhu merosot hingga minus 30 derajat Celcius).

Laporan dari CarNewsChina turut membocorkan adanya peningkatan teknis tambahan pada varian BEV. Motor listrik depan kini lebih bertenaga dengan output 340 kW (456 hp), meningkat dari versi sebelumnya.

Alhasil, total tenaga sistem gabungan pada model penggerak semua roda (AWD) melonjak hingga 410 kW (550 hp). Meski demikian, spesifikasi resmi terkait detail kapasitas baterai dari pihak pabrikan (OEM) untuk varian BEV ini masih menunggu pengumuman lebih lanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima, Edward Candra Bersilaturahmi ke Kantor OPD
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
2 Kampung di Bogor Bentrok Saat Adu Kuluwung Dimediasi, Kasus Berakhir Damai
• 8 jam laludetik.com
thumb
Sidak SPBU di Jateng, Bahlil Imbau Warga Gunakan Energi dengan Bijak & Tidak Menimbun BBM
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Arus Balik Transportasi Kereta Api Daop 8 Surabaya Masih Tinggi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Letjen Yudi Abrimantyo Serahkan Jabatan KaBais TNI
• 23 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.