Liputan6.com, Jakarta - Arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) arah Jakarta pada Kamis (26/3/2026) terpantau padat. Kendaraan mengalami perlambatan di sejumlah titik akibat kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo mengatakan, penyebab utama perlambatan di diidentifikasi akibat banyaknya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi.
Advertisement
Kelelahan fisik pemudik dalam perjalanan panjang dari arah Timur menuju Jakarta menyebabkan banyak pengendara memutuskan untuk beristirahat di bahu jalan maupun di rest area setibanya di ruas Tol Cipali. Pengelola jalan tol mengimbau agar pengguna jalan tidak berhenti di bahu jalan karena membahayakan.
Dilansir Antara, secara akumulatif, volume lalu lintas pada Kamis (26/3/2026) data pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB, tercatat sekitar 21.000 kendaraan telah melintasi ruas Tol Cipali melewati eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta.
Jumlah kendaraan yang melintas itu lebih rendah sebesar 31 persen dibandingkan dengan periode yang sama di hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai 2.700 kendaraan per jam.
Sementara dari arah sebaliknya atau dari Jakarta menuju arah Cirebon, tercatat sebanyak 5 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo.
"Secara akumulatif, volume lalu lintas pagi ini terpantau lebih rendah 27 persen dibandingkan hari sebelumnya," kata dia.
Ardam menyampaikan, meski volume kendaraan yang melintasi ruas Tol Cipali lebih rendah dari hari sebelumnya, terjadi kepadatan di sejumlah titik hingga arus lalu lintas melambat.
Guna menjaga kenyamanan dan kelancaran arus, Astra Tol Cipali bersama kepolisian wilayah memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area ruas Tol Cipali, mencakup KM 86, 102, 130 dan 166 (arah Cirebon) serta KM 164, 130, 101 dan 77 (arah Jakarta).




