TANGERANG, KOMPAS.com - Pengangkutan sampah di Kota Tangerang sempat mengalami keterlambatan selama libur Lebaran 2026, salah satunya terjadi di Komplek Duren Village, Pedurenan, Karang Tengah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan keterlambatan tersebut dipicu karena armada pengangkut sampah tidak beroperasi secara penuh selama periode libur Lebaran.
"Volume sampah Idul Fitri meningkat di perumahan tersebut, armada kita yang operasi 80 persen jadi ada keterlambatan pengakutan," ujar Wawan Fauzi saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, selain keterbatasan armada, petugas kebersihan juga menjalani sistem libur bergiliran sehingga berdampak pada proses pengangkutan sampah.
"Baru sekitar sejak kemarin anggota kami normal kembali dijalur tugasnya," kata dia.
Baca juga: Penampakan Gunungan Sampah di Duren Village Tangerang, Bau Menyengat dan Banyak Belatung
Sampah Mulai Diangkut, Namun Masih MenumpukSaat ini, tumpukan sampah di Komplek Duren Village mulai diangkut oleh petugas kebersihan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat empat petugas tengah mengangkut sampah menggunakan satu unit truk milik DLH Kota Tangerang yang terparkir di dekat lokasi.
Sampah tersebut nantinya akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.
Truk tampak dipenuhi sampah yang dibungkus plastik berwarna hitam, putih, dan merah.
Para petugas mengangkut sampah secara bertahap dengan menggunakan sarung tangan dan sepatu boot untuk melindungi diri selama bekerja.
Baca juga: Sampah di Duren Village Tangerang Menumpuk sejak Hari Pertama Lebaran
Meski demikian, sebagian sampah masih terlihat menumpuk di area lahan kosong.
Tumpukan tersebut terdiri dari sampah organik dan anorganik, seperti sisa makanan, plastik kemasan, hingga kardus bekas.
Kondisi sampah yang tidak segera terangkut juga menimbulkan dampak lingkungan. Belatung terlihat di beberapa bagian, terutama pada sampah basah, serta lalat yang beterbangan di sekitar lokasi.
Bau menyengat bahkan masih tercium hingga jarak sekitar 50 meter dari titik tumpukan sampah.
Baca juga: DLH DKI Klarifikasi Foto Truk yang Dituding Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan
DLH Targetkan Penanganan Segera TuntasDLH Kota Tangerang menyatakan proses pengangkutan akan terus dilakukan hingga seluruh tumpukan sampah di lokasi tersebut bersih dan kondisi kembali normal.
“Hari ini kami sedang berupaya menyelesaikannya,” ucap Wawan Fauzi.
Sampah yang diangkut akan terlebih dahulu diproses di fasilitas pengolahan milik Pemerintah Kota Tangerang sebelum dibawa ke TPA.
“Kami lakukan pengolahan di fasilitas seperti TPS3R, ITF, dan RDF sebelum diproses di TPA,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




