Penguatan Rupiah Dipicu Sinyal Damai Iran dan Tekanan Pasar Minyak Global

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Kamis, menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.904 per dolar AS dibandingkan sebelumnya Rp16.911 per dolar AS.

Sinyal Diplomatik Iran Dorong Optimisme Pasar

Analis Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa "Pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Tehran, di mana para pejabat dilaporkan sedang meninjau proposal yang didukung AS yang bertujuan untuk menghentikan permusuhan."

Ia menjelaskan bahwa Iran belum secara resmi menerima proposal tersebut namun juga tidak menolaknya secara langsung sehingga memunculkan harapan hati-hati terhadap potensi de-eskalasi konflik.

Meski demikian, ketidakpastian masih tinggi karena Iran membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington dan perbedaan utama antara kedua pihak belum terselesaikan.

Ibrahim menambahkan bahwa "Kurangnya kejelasan telah membuat para pedagang waspada."

Fluktuasi Harga Minyak dan Sikap AS Jadi Perhatian

Pasar juga memantau harga minyak dunia yang sangat fluktuatif akibat konflik di kawasan Teluk yang memengaruhi pasokan energi global.

Harga minyak mentah Brent sempat melonjak di atas 119 dolar AS per barel pada awal bulan akibat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Selat Hormuz menjadi perhatian utama karena merupakan jalur penting bagi sekitar seperlima pengiriman minyak global.

Ibrahim menyatakan bahwa "Selat Hormuz, jalur transit vital bagi sekitar seperlima pengiriman minyak global, tetap menjadi titik fokus pasar, dengan ancaman apapun terhadap pengiriman melalui jalur air tersebut kemungkinan akan memicu lonjakan harga lebih lanjut."

Investor juga mencermati sikap pemerintah Amerika Serikat terhadap Iran di tengah dinamika geopolitik yang berkembang.

Ia mengatakan bahwa "Investor juga mengamati dengan cermat sinyal dari Washington, di mana para pejabat telah memperingatkan akan adanya tindakan yang lebih keras jika Iran tidak terlibat secara konstruktif, yang menambah lapisan ketidakpastian lain pada prospek."

Sementara itu, kurs JISDOR Bank Indonesia juga tercatat menguat ke Rp16.903 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.905 per dolar AS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Titik Terendah ke Tanah Suci, Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM
• 20 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Arus Balik Lebaran 2026, Manfaatkan Diskon Tol 30% pada 26–27 Maret
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Dari Pedas Ekstrem hingga Fusion Food, Ini Tren Snack yang Akan Booming di 2026
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 28–29 Maret 2026
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Lonjakan Arus Balik Lebaran Warnai Aktivitas di Terminal Harjamukti Cirebon
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.