Saudi Ngamuk ke Iran, Sebut Niat Kacaukan Timteng dan Negara Islam

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: REUTERS/Amr Alfiky

Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi kembali melontarkan kecaman kepada Iran atas serangan Negeri Persia tersebut ke wilayahnya. Hal ini disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Dalam keterangannya kepada media, Amodi mengatakan bahwa serangan ini justru sangat merugikan. Pasalnya, Arab Saudi, bersama dengan negara-negara Teluk yang menjadi sasaran Iran, bukan merupakan pihak yang langsung terlibat dalam perang yang sejatinya melibatkan Israel, dibantu Amerika Serikat, dengan Teheran.

"Serangan ini sudah direncanakan sebelumnya. Tindakan ini merefleksikan niatan Iran untuk melakukan pelanggaran hukum internasional serta destabilisasi di kawasan Timur Tengah dan negara Islam," ujarnya.


Pilihan Redaksi
  • Trump Klaim Iran Nego Diam-Diam, Takut Ngaku & Dibunuh Rakyat Sendiri
  • Negara Darurat Energi, Tetangga RI Resmi Borong Minyak Rusia
  • Ada Perang, Dubes Saudi Ungkap Nasib Ibadah Haji 2026-Ini Keputusannya

Amodi menyebut bahwa Riyadh sendiri sebetulnya telah mengupayakan upaya diplomasi. Namun ia menilai bahwa Iran justru seperti tetap saja ingin melakukan pelanggaran dan serangan masih terus dilanjutkan.

"Tindakan ini telah menimbulkan ketidakpercayaan negara kawasan kepada Iran. Serangan ini akan berakibat fatal, Iran akan terus terisolir."

Amodi menambahkan bahwa serangan Iran sejauh ini telah mengenai sasaran-sasaran sipil di Arab Saudi dan negara Teluk lainnya. Serangan itu bahkan menewaskan dan melukai para ekspatriat yang sedang bekerja di sejumlah lokasi seperti fasilitas kilang dan pengeboran minyak.

"Serangan ini juga menyentuh sejumlah fasilitas vital negara-negara seperti Saudi dan negara lainnya yang menjadi sasaran tembak dari Iran," tuturnya.

Mengenai motif serangan dari Iran yang mengatakan hanya akan menyerang pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, Amodi menegaskan bahwa pangkalan-pangkalan itu tidak diarahkan untuk melancarkan serangan ke Negeri Para Mullah itu. Pangkalan itu ada hanya untuk memerangi ISIS serta kelompok teror lainnya di kawasan.

"Dari seluruh rudal Iran, hanya 15% yang mengarah ke Israel. Sisanya, 85% meluncur ke negara-negara Muslim tetangganya di kawasan," ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa serangan ini tak hanya berdampak bagi negara kawasan Timur Tengah namun juga dunia. Pasalnya, Iran juga menurutnya melakukan tindakan yang sangat sembrono di sekitar Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi lalu lintas kapal pembawa minyak dan bahan rantai pasok lainnya.

"Apabila Iran tidak menghentikan tindakannya, saya yakin harga minyak dunia akan terus melonjak naik," tandasnya


(tps/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Serangan Iran di Bahrain Tewaskan Satu Orang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Pertimbangkan Usulan INACA Menaikkan Harga Tiket Pesawat 15 Persen
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
8 Fakta Menarik WBSA, Emiten Logistik Sinar Mas yang Siap IPO
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rampung Juni, 101 Sekolah Rakyat Gratis Siap Tampung Anak Miskin Ekstrem
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Angka Fatalitas Kecelakaan Turun hingga 30 Persen selama Operasi Ketupat 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI bantah ada kendaraan dinas dipakai saat mudik Lebaran
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.