Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Diprediksi Terjadi 27-29 Maret 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, diprediksi akan terjadi pada 27-29 Maret 2026. Lonjakan penumpang terjadi usai berakhirnya masa libur panjang bagi pekerja maupun pelajar.

Kepala Seksi Lalu Lintas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Hendro Cahyono menyebut puncak arus balik Lebaran akan terpusat di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara.

“Puncak arus balik di prediksi terjadi pada tanggal 27, 28, dan 29 Maret 2026. Pada puncak arus balik, tujuan penumpang sesuai dengan arus mudik kemarin, paling banyak tujuan ke Balikpapan. Prediksi penumpang pada puncak arus balik, kisaran tiap harinya sekitar 14.000 hingga 18.000 penumpang,” beber Hendro, Kamis (26/3/2026).

Dia menjelaskan, rute pelayaran yang paling diminati selama arus balik didominasi oleh tujuan Balikpapan, Makassar, dan Lembar. Ketiga rute tersebut menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dari dan menuju wilayah Indonesia bagian timur.

Berdasarkan data monitoring Angkutan Lebaran periode H-15 hingga H+15, arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak didominasi oleh rute Balikpapan, Makassar, Lembar, Banjarmasin, hingga Kumai.

Untuk rute Balikpapan, jumlah penumpang yang turun saat arus mudik tercatat sebanyak 31.765 orang, sementara penumpang yang berangkat mencapai 23.126 orang.

Baca Juga

  • Waspada Microsleep Saat Arus Balik Lebaran, Menkes Bagikan Tips Aman Berkendara
  • Arus Balik H+5 Lebaran, Penumpang Kereta di Stasiun KAI Daop 8 Tercatat 48.816 Orang
  • Arus Balik Malang Raya Tinggi, KAI Sebut Ribuan Tiket Masih Tersedia

Dari rute Makassar, penumpang yang tiba di Surabaya tercatat mencapai 30.462 orang, dengan 16.626 orang yang berangkat. Adapun pelayaran rute Lembar tercatat ada 18.996 penumpang turun dan 21.536 penumpang berangkat.

Secara keseluruhan, arus penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak diprakirakan mengalami peningkatan bila dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan diperkirakan mencapai 5%, dari 273.348 penumpang pada 2025 menjadi sekitar 287.015 penumpang pada tahun ini.

Pihak KSOP bersama operator pelabuhan berupaya untuk terus melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk penguatan pengawasan dan optimalisasi layanan di terminal penumpang.

Masyarakat pun diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi segenap aturan yang berlaku di area pelabuhan, serta memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan pada puncak arus balik Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuk Fase Rehabilitasi 1 April, Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Pascabencana Sumatra
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Minuman Lemon Madu Karya IPB Bantu Turunkan Tekanan Darah, Masuk 117 Inovasi Indonesia 2025
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Bahlil Buka Peluang Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel, Ini Syaratnya
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengapa IKN Menjadi Magnet Baru Kunjungan Wisata?
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Tanpa Playmaker di FIFA Series 2026, Ini Strategi Tersembunyi John Herdman Bersama Timnas Indonesia
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.