JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang tengah duduk santai di depan rumah menjadi sasaran lemparan kembang api oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026) dini hari.
Kejadian tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr.
Dalam rekaman itu, terlihat warga yang menjauh untuk menghindari percikan api setelah kembang api dilempar ke arah mereka.
"Seseorang diduga ingin mencari keributan dengan menyalakan petasan dan mengarahkannya ke petugas RW 05 di wilayah Kayumanis," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Situasi yang semula tenang berubah menjadi panik ketika rentetan kembang api melesat ke arah warga.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Jakarta Timur (@info.jakartatimurr)
Baca juga: Mudik Pakai Perahu Kayu ke Bekasi: Bebas Macet, Murah, tapi Penuh Risiko
Beberapa warga tampak berdiri dan menjauh dari lokasi, sementara lainnya memilih masuk ke dalam rumah untuk menghindari kemungkinan terkena ledakan atau percikan api.
Kapolsek Matraman, Kompol Suripno, membenarkan adanya kejadian pelemparan kembang api tersebut.
Ia mengatakan pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan warga.
Menurut Suripno, saat petugas tiba di lokasi, kelompok pelaku sudah melarikan diri sehingga belum ada yang diamankan.
"Sudah pak kemarin, sudah kita tindak lanjut, pada kabur semua (saat didatangi)," ungkap Suripno saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Viral Mobil Dinas Pelat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Aset Kami
Ia menjelaskan, kelompok tersebut diduga sengaja memancing keributan dengan tujuan mencari lawan untuk tawuran.
"Motifnya cari lawan untuk tawuran itu. Mari sama-sama lingkungan kita jaga, peran RT/RW juga agar berperan aktif," jelasnya.
Polisi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang