Berdasarkan perhitungan kalender dan ketetapan awal yang dirilis, terdapat kesamaan tanggal antara prediksi pemerintah dan Muhammadiyah. Hal ini tentu memberikan kepastian lebih awal bagi umat muslim di Indonesia untuk mempersiapkan pembelian hewan kurban jauh-jauh hari.
Pemerintah sendiri melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah menetapkan tanggal merah dan cuti bersama untuk menyambut hari besar ini. Penetapan jadwal libur ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan khidmat sekaligus memiliki waktu istirahat yang cukup.
Meskipun prediksi tanggal sudah muncul di berbagai kalender, penetapan secara resmi tetap akan menunggu keputusan final dari Kemenag. Tradisi Sidang Isbat yang melibatkan berbagai elemen ahli tetap menjadi rujukan utama dalam menentukan jatuhnya hari besar keagamaan di Tanah Air.
Selain aspek ibadah, Iduladha 2026 juga menawarkan peluang libur panjang bagi masyarakat karena berdekatan dengan hari besar nasional lainnya. Kombinasi hari raya, cuti bersama, dan hari lahir Pancasila menciptakan deretan tanggal merah yang cukup panjang di penghujung Mei. Sejarah dan Makna Iduladha Mengutip Media Indonesia, Iduladha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan peringatan atas peristiwa agung Nabi Ibrahim AS. Dikisahkan, Nabi Ibrahim mendapat perintah melalui mimpi untuk menyembelih putra tercintanya, Ismail AS, sebagai bentuk ujian keimanan.
Berkat keikhlasan ayah dan anak tersebut, Allah SWT mengganti Ismail dengan seekor domba di detik terakhir. Peristiwa ini menjadi simbol ketaatan mutlak, pengorbanan tanpa pamrih, dan rasa syukur manusia kepada Sang Pencipta. Hingga kini, daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, serta fakir miskin sebagai wujud kepedulian sosial. Tradisi Unik Perayaan Iduladha di Indonesia Di Indonesia, Iduladha disambut dengan berbagai tradisi khas yang mempererat tali silaturahmi: 1. Salat Id Berjamaah Umat muslim berbondong-bondong ke lapangan luas atau masjid ikonik dengan pakaian terbaik. 2. Penyembelihan Kurban Prosesi penyembelihan sapi, kambing, atau domba di halaman masjid yang biasanya melibatkan gotong royong warga. 3. Makan Besar Keluarga Menu khas seperti sate kurban, gulai, dan tengkleng menjadi hidangan utama saat berkumpul bersama keluarga besar. 4. Aksi Sosial Penyaluran daging kurban secara masif ke panti asuhan, pondok pesantren, hingga daerah-daerah terpencil untuk memastikan kebahagiaan merata di seluruh lapisan masyarakat. Prediksi Iduladha 2026 1. Prediksi Pemerintah Mengutip SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 serta Kalender Hijriah 1447 H yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Namun, sesuai ketentuan yang berlaku, pemerintah akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan tanggal pastinya berdasarkan pengamatan hilal. 2. Ketetapan Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan hasil hisab melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Dalam maklumat tersebut, Muhammadiyah secara resmi menetapkan Iduladha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Berikut rincian penanggalan menurut ketetapan Muhammadiyah:
- 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
- Hari Arafah (9 Zulhijah 1447 H): Selasa, 26 Mei 2026
- Hari Raya Iduladha (10 Zulhijah 1447 H): Rabu, 27 Mei 2026
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Iduladha 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Iduladha 1447 Hijriah
- Untuk mendapatkan libur panjang hingga awal Juni, Sobat Medcom dapat memanfaatkan strategi cuti pada hari Jumat. Berikut rinciannya:
- Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tahunan
- Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570
- Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila (Libur Nasional)
Baca Juga :
Simak Rincian Tanggal Merah Bulan April 2026, Masih Ada Libur Panjang!Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)





