Tak Ingin Ditutupi Lagi, Elkan Baggott Akhirnya Buka Suara soal Alasan 2 Tahun Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Dunia sepak bola Indonesia sempat dilingkupi misteri besar selama 2 tahun terakhir terkait hilangnya nama Elkan Baggott dari daftar panggil Timnas Indonesia.

Bek jangkung yang merumput bersama Ipswich Town ini seolah "menghilang" dari radar pelatih Shin Tae-yong sejak pertengahan 2024 hingga Patrick Kluivert pada tahun 2025 lalu.

Namun, teka-teki tersebut akhirnya terjawab secara gamblang menjelang akhir Maret 2026. Elkan Baggott akhirnya dipanggil kembali di era John Herdman.

Kehadirannya pun tentu menjadi pertanyaan bagi banyak orang mengenai ketidakhadirannya ia selama 2 tahun belakang untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Elkan Baggott Jadi Starting Eleven Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham

Baggott bahkan mengingat kapan terakhir kali ia membela Skuad Garuda hingga akhirnya nama bek berusia 23 tahun tersebut bak hilang ditelan bumi.

"Saya terakhir bermain untuk Indonesia di Qatar 2024. Dua tahun telah berlalu dan ada beberapa alasan saya tidak dipanggil Timnas Indonesia," kata Elkan Baggott ke sejumlah awak media.

Meski mengakui ada sejumlah alasan di balik absennya ia dari Timnas Indonesia. Namun, ia masih enggan membahasnya.

Sebab, kini ia kembali membela Skuad Garuda dan ingin menampilkan yang terbaik agar membuat rakyat Indonesia bangga.

"Ada yang akan saya jelaskan lain waktu, tapi saya sangat senang berada di sini sekarang," tandasnya.

"(merasa) terhormat, ini negara saya, dan saya ingin tampil sebaik mungkin, membuat diri saya, keluarga, dan rakyat bangga," kata Elkan Baggott.

Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Absen selama dua tahun tentu bukan hal mudah bagi pemain berusia 23 tahun tersebut. Selama masa vakumnya, Timnas Indonesia telah mengalami banyak perubahan, termasuk masuknya banyak pemain naturalisasi baru di posisi bek tengah seperti Mees Hilgers dan Jay Idzes. Hal ini membuat persaingan di lini belakang semakin ketat.

Meski demikian, Elkan menegaskan bahwa keinginan untuk membela Merah Putih tidak pernah luntur. Ia pun merasa antusias untuk bisa berlaga di SUGBK melawan Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Diprediksi 26-29 Maret 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
101 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Juni, Anak Miskin Ekstrem bisa Sekolah Asrama Gratis
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Separuh Pemudik Belum Kembali ke Jawa, ASDP Prediksi Lonjakan Volume di Bakauheni
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Mood Drop Setelah Liburan? Waspadai Post Holiday Blues
• 9 jam lalucelebesmedia.id
thumb
AS Desak Iran Terima Kesepakatan, Gedung Putih Ancam Serangan Lebih Keras
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.