Ribuan Gagak di Langit Tel Aviv: Penjelasan Sains dan Spekulasi Mistisnya

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Langit di Tel Aviv dipenuhi kawanan burung gagak pada Selasa (24/3) waktu setempat. Ribuan gagak terlihat berputar-putar di atas gedung-gedung tinggi, termasuk kompleks ikonik Azrieli Towers, dalam beberapa video yang viral di media sosial. Penjelasan ilmiah dan spekulasi mistis pun berkembang.

Mengutip laporan Daily Mail, para peneliti burung menyebut fenomena ini bukan sesuatu yang supranatural, melainkan bagian dari pola migrasi musiman di salah satu jalur migrasi burung tersibuk di dunia.

Setiap tahun, sekitar 500 juta burung melintasi wilayah Israel selama musim migrasi musim semi. Gagak, khususnya jenis hooded crow, merupakan spesies yang umum ditemukan dan kerap berkumpul di kawasan perkotaan saat musim bersarang.

Pergerakan besar kawanan gagak juga lazim terjadi pada periode ini. Dalam beberapa kasus, ribuan burung terlihat meninggalkan wilayah perkotaan seperti Tel Aviv sekitar bulan Maret. Fenomena ini umumnya dipengaruhi oleh perubahan perilaku musiman, faktor lingkungan, atau gangguan habitat.

Meski begitu, tidak sedikit pengguna media sosial yang meyakini fenomena ini sebagai pertanda nasib buruk atau akan datangnya bencana. “Ini adalah pertanda terburuk dalam skala peradaban,” tulis seorang pengguna di platform X.

Pengguna lainnya menyinggung kepercayaan lama di Eropa. “Di Inggris, tanda seperti ini masih dianggap serius. Pada masa Romawi kuno, perang bahkan bisa dihentikan hanya karena pertanda seperti ini,” tulisnya.

Dalam tradisi Romawi kuno, pendeta yang dikenal sebagai augur mengamati pergerakan dan suara burung untuk menafsirkan pesan dari para dewa. Hasil pengamatan ini kerap dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan penting, termasuk terkait perang dan kepemimpinan.

Kemunculan kawanan burung dalam jumlah besar atau pola yang tidak biasa sering ditafsirkan sebagai peringatan akan datangnya malapetaka.

Sebagian warganet juga mengaitkan fenomena ini dengan legenda burung gagak di Menara London. Dalam kepercayaan tersebut, Kerajaan Inggris diyakini akan runtuh jika burung-burung gagak meninggalkan menara itu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perusahaan asing incar peluang seiring upaya China genjot konsumsi
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Asik! Diskon Tarif Tol 30% Saat Arus Balik Lebaran 2026
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Jadi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi, Justru Diperkuat Lewat Revitalisasi Sekolah
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Cara teman kumparan Tetap Aktif Lari Saat Libur Lebaran
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.