JAKARTA, KOMPAS.TV - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi mengecam serangan yang diluncurkan Iran terhadap negara-negara di Teluk Arab dan Timur Tengah. Faisal menyebut serangan Iran justru lebih banyak diarahkan ke Teluk Arab kendati berperang dengan Israel.
Faisal menyatakan serangan Iran ke negara-negara Teluk Arab dan Timur Tengah melanggar hukum internasional. Ia pun menilai Teheran sedang menciptakan permusuhan dengan negara-negara tetangganya.
"Kita ketahui bahwa perang ini diawali dengan serangan Israel yang didukung Amerika dan perang ini memang antara Iran dan Israel," kata Faisal melalui penerjemah dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
"Namun, yang sangat disayangkan, serangan yang dilakukan Iran hampir 85 persen menargetkan tetangganya, Saudi Arabia, negara-negara Teluk, dan negara-negara di kawasan (Timur Tengah)."
Baca Juga: Arab Saudi Muak dengan Serangan Iran, Siap Merespons dengan Aksi Militer ke Teheran
Diplomat Arab Saudi itu menyatakan, Iran telah melanggar prinsip-prinsip bertetangga yang baik. Menurutnya, serangan balasan Iran pun telah menciptakan destabilisasi di Timur Tengah.
Faisal menambahkan, Arab Saudi selalu mengedepankan diplomasi dan menolak eskalasi. Namun, Riyadh disebutnya tidak akan segan mempertahankan kedaulatan dengan kekuatan.
"Kerajaan Arab Saudi tidak akan segan-segan untuk tetap mempertahankan teritorinya dan kedaulatannya, dan juga menjaga keamanan warga negaranya, juga ekspatriat, warga negara asing sesuai hukum internasional," kata Faisal.
Lebih lanjut, Dubes Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 tidak akan terganggu dengan perang AS-Israel di Iran. Menurutnya, situasi Arab Saudi saat ini aman untuk menyelenggarakan ibadah haji.
Baca Juga: Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia Melintasi Selat Hormuz, Anwar Ibrahim Ucapkan Terima Kasih
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- arab saudi
- arab saudi kecam iran
- dubes arab saudi
- serangan iran ke teluk arab
- perang iran





