Jakarta, VIVA – Ancaman krisis energi global kembali menjadi sorotan setelah terganggunya jalur distribusi minyak dunia di kawasan strategis, Selat Hormuz. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu titik paling vital dalam perdagangan energi global, karena sebagian besar pasokan minyak dunia melewatinya.
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS) telah memicu kekhawatiran lonjakan harga energi, yang berdampak langsung pada biaya listrik dan bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dalam situasi seperti ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di kehidupan sehari hari, terutama di rumah. Berikut 15 cara hemat energi di rumah yang bisa Anda terapkan, sebagaimana dirangkum pada Jumat, 27 Maret 2026.
1. Menggunakan lampu LED hemat energi
Lampu LED mengonsumsi daya jauh lebih rendah dibandingkan lampu konvensional, sehingga lebih efisien di tengah potensi kenaikan tarif listrik.
2. Mematikan lampu saat tidak diperlukan
Kebiasaan ini menjadi semakin penting saat biaya energi berpotensi naik akibat gangguan pasokan global.
3. Mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan
Charger dan perangkat standby tetap mengonsumsi listrik, yang jika dibiarkan akan menambah beban tagihan.
4. Menggunakan peralatan berlabel hemat energi
Peralatan modern dengan efisiensi tinggi membantu mengurangi konsumsi listrik harian rumah tangga.
5. Mengatur penggunaan AC secara bijak
Dengan potensi kenaikan harga energi, penggunaan AC perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan.
6. Memaksimalkan cahaya alami di siang hari
Mengurangi ketergantungan pada lampu listrik saat matahari masih cukup terang.
7. Menggunakan mesin cuci saat kapasitas penuh
Hal ini mengurangi frekuensi penggunaan listrik dalam jangka panjang.
8. Menjemur pakaian secara alami
Menghindari penggunaan pengering listrik yang boros energi.
9. Memilih kulkas hemat energi
Kulkas yang efisien sangat penting karena bekerja tanpa henti sepanjang hari.
10. Mengurangi frekuensi membuka kulkas
Setiap kali pintu dibuka, energi tambahan dibutuhkan untuk menstabilkan suhu.
11. Menggunakan rice cooker secara efisien
Matikan atau gunakan mode hemat setelah nasi matang untuk menghindari konsumsi listrik berlebih.
12. Menghindari penggunaan alat elektronik bersamaan
Mengatur pemakaian alat listrik agar tidak terjadi beban berlebihan.





