15 Cara Hemat Energi di Rumah saat Ada Ancaman Krisis, Bisa Bikin Tagihan Listrik Lebih Ringan!

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ancaman krisis energi global kembali menjadi sorotan setelah terganggunya jalur distribusi minyak dunia di kawasan strategis, Selat Hormuz. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu titik paling vital dalam perdagangan energi global, karena sebagian besar pasokan minyak dunia melewatinya. 

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS) telah memicu kekhawatiran lonjakan harga energi, yang berdampak langsung pada biaya listrik dan bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga :
12 Cara Korea Selatan Atasi Krisis Energi, Warga Diminta Kurangi Durasi Mandi hingga Pakai Transportasi Umum
520 SPBU di Australia Kehabisan Stok BBM Imbas Gangguan Distribusi

Dalam situasi seperti ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di kehidupan sehari hari, terutama di rumah. Berikut 15 cara hemat energi di rumah yang bisa Anda terapkan, sebagaimana dirangkum pada Jumat, 27 Maret 2026.

1. Menggunakan lampu LED hemat energi

Lampu LED mengonsumsi daya jauh lebih rendah dibandingkan lampu konvensional, sehingga lebih efisien di tengah potensi kenaikan tarif listrik.

2. Mematikan lampu saat tidak diperlukan

Kebiasaan ini menjadi semakin penting saat biaya energi berpotensi naik akibat gangguan pasokan global.

3. Mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan

Charger dan perangkat standby tetap mengonsumsi listrik, yang jika dibiarkan akan menambah beban tagihan.

4. Menggunakan peralatan berlabel hemat energi

Peralatan modern dengan efisiensi tinggi membantu mengurangi konsumsi listrik harian rumah tangga.

5. Mengatur penggunaan AC secara bijak

Dengan potensi kenaikan harga energi, penggunaan AC perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan.

6. Memaksimalkan cahaya alami di siang hari

Mengurangi ketergantungan pada lampu listrik saat matahari masih cukup terang.

7. Menggunakan mesin cuci saat kapasitas penuh

Hal ini mengurangi frekuensi penggunaan listrik dalam jangka panjang.

8. Menjemur pakaian secara alami

Menghindari penggunaan pengering listrik yang boros energi.

9. Memilih kulkas hemat energi

Kulkas yang efisien sangat penting karena bekerja tanpa henti sepanjang hari.

10. Mengurangi frekuensi membuka kulkas

Setiap kali pintu dibuka, energi tambahan dibutuhkan untuk menstabilkan suhu.

11. Menggunakan rice cooker secara efisien

Matikan atau gunakan mode hemat setelah nasi matang untuk menghindari konsumsi listrik berlebih.

12. Menghindari penggunaan alat elektronik bersamaan

Mengatur pemakaian alat listrik agar tidak terjadi beban berlebihan.

Baca Juga :
Menkeu Purbaya Nilai RI Masih Aman dari Darurat Energi: Sekarang Masih Ada Suplai
Sopir hingga Ojol Mogok Massal, Krisis Energi Filipina Memanas di Tengah Lonjakan Harga BBM
Negara-Negara Asia Siaga Krisis Energi, Penerbangan Dipangkas hingga Lampu Jalan Dimatikan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Akibat Virus Panleukopenia
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Foto: Mengintip Aktivitas Arus Balik di Pelabuhan Samarinda
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Dorongan IEA Dinilai Selaras, Pemerintah Percepat Transisi Energi dan Kurangi Ketergantungan Impor
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Soal Kebijakan Terkait Batu Bara dan Nikel, Bahlil: Sampai Hari Ini Belum Ada yang Berubah
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Mangkir Pemeriksaan, Tersangka Kasus BPR DCN Ditangkap di Stasiun Gambir
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.