Sebuah unggahan terkait ambulans yang baru mengantar pasien di RSUD Kudus kena tarif parkir hingga Rp 80 ribu. Pihak rumah sakit memberikan klarifikasi.
Dilansir detikjateng, Kamis (26/3/2026), unggahan tersebut memposting curhat seorang sopir ambulans layanan desa yang mengantar pasien di RSUD Kudus. Saat itu si sopir ditarik biaya yang cukup mahal, mencapai Rp 80 ribu.
"Ambulance layanan Desa Colo ditarik 80 ribu pagi ini. Selanjutnya menunggu klarifikasi dari supir ambulans maupun pihak parkir RSUD," tulis sopir ambulans dalam unggahan yang viral itu, Kamis (26/3/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Instansi Humas RSUD Kudus, Abdul Mufid, memberikan klarifikasi. Mufid menjelaskan kejadian tersebut hanya kesalahpahaman antara pengelola parkir dan sopir ambulans.
"Kejadian bermula saat sopir ambulans hendak keluar dari area parkir RSUD Kudus dan menyerahkan struk parkir yang sudah lama 3 sampai 4 hari tersimpan," jelas Murid.
"Setelah dilakukan proses pemindaian (scan) oleh petugas parkir, sistem secara otomatis menampilkan nominal sebesar Rp 80 ribu yang merupakan estimasi akumulasi biaya parkir selama beberapa hari," sambung dia.
Meski begitu, sopir ambulans sebenarnya tidak perlu membayar, tapi telanjur terjadi kesalahpahaman antara sopir dan pengelola parkir. "Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kendaraan ambulans, mobil layanan umum, serta kendaraan sosial desa dibebaskan dari biaya parkir (gratis). Oleh karena itu, sopir ambulans tidak melakukan pembayaran atas nominal yang muncul tersebut," terang Mufid.
Simak selengkapnya di sini
(isa/idh)





