Dampak Mengerikan Perang Lawan Iran, Warga AS Mulai Kurangi Makan

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Perang melawan Iran ternyata menuai dampak mengerikan bagi warga Amerikas Serikat (AS). Pasalnya, warga Amerika Serikat (AS) mulai mengurangi makan.

Hal ini terjadi karena kenaikan harga yang dipicu operasi militer AS terhadap Iran, kata Pemimpin Minoritas Demokrat Senat AS Chuck Schumer.

"Warga Amerika sudah melewatkan makan akibat perang sembrono di Iran yang sengaja dipilih oleh (Presiden AS Donald) Trump, dan ini hanya contoh lain bagaimana kekacauan yang ia ciptakan membuat mereka kian kesulitan membeli makanan," tulis Schumer di platform X.

Bahkan Schumer menyampaikan hal itu untuk menanggapi laporan media bahwa warga AS kini mengurangi belanja makanan untuk menutupi biaya bahan bakar yang melonjak tajam setelah Selat Hormuz diblokade oleh Iran.

Untuk diketahui, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran lalu membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi itu menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Gangguan itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan serta mendorong kenaikan harga. (aag)  


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.900 Kapal Komersial Masih Tertahan di Selat Hormuz sejak AS-Israel Serang Iran
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Makin Panas! Wardatina Mawa Ngaku Diancam 20 Tahun Penjara, Begini Reaksi Insanul Fahmi
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Wahana Kora-kora di Pasar Malam Asahan Rusak, 4 Pengunjung Jatuh dan Luka
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Strategi Biro Klasifikasi Indonesia Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Minta Kementerian PU dan KAI Segera Bangun Rumah untuk Warga Bantaran Rel Senen
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.