JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah huru-hara pembukaan pendaftaran UTBK SNBT 2026, sejumlah pihak mengeluhkan tentang kebaharuan sistem yang dinilai cukup mendadak dan berbeda dengan tahun sebelumnya.
Perubahan ini mencakup penentuan lokasi ujian hingga jadwal pelaksanaan yang kini tidak lagi bisa dipilih langsung oleh peserta.
Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai platform edukasi dan media sosial, peserta kini hanya diminta memilih kota atau provinsi, sementara lokasi ujian akan ditentukan secara otomatis oleh sistem.
Selain itu, jadwal dan sesi ujian juga tidak langsung muncul saat proses pendaftaran selesai, melainkan akan diumumkan kemudian.
Mengacu pada informasi resmi pada laman snpmb.id, kartu peserta UTBK SNBT 2026 baru dapat diunduh pada 11-15 April 2026, setelah masa pendaftaran selesai.
Artinya, peserta baru mengetahui detail jadwal ujian termasuk hari dan sesi setelah seluruh proses pendaftaran ditutup.
Baca Juga: Berapa Biaya untuk Daftar UTBK SNBT 2026? Cek Besaran dan Tahapannya
Perubahan ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana peserta bisa langsung mengetahui jadwal ujian setelah menyelesaikan pendaftaran.
Sehingga peserta bisa memperhitungkan berapa hari yang tersisa dalam mempersiapkan kebutuhan untuk UTBK SNBT nantinya.
Di sisi lain, sejumlah peserta juga mengeluhkan keterbatasan kuota di beberapa kota yang dilaporkan sudah penuh sejak hari pertama pendaftaran.
Kondisi ini menambah kekhawatiran peserta, terutama karena mereka tidak dapat memilih lokasi kampus secara spesifik seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, kebijakan ini diduga merupakan bagian dari penyesuaian sistem untuk pemerataan peserta dan pengelolaan kapasitas lokasi ujian.
Dengan adanya perubahan ini, peserta UTBK SNBT 2026 diimbau untuk lebih cermat dalam memantau informasi resmi serta memahami alur pendaftaran yang berlaku.
Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- snbt
- utbk snbt 2026
- alur pendaftaran
- portal snpmb
- pemdaftaran utbk snbt





