FAJAR, MAKASSAR,- Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Selatan menggelar turnamen eksebisi yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus PORDI Sulsel bersama sejumlah komunitas domino sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas organisasi.
Ketua PORDI Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan bahwa turnamen eksebisi tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum strategis dalam membangun kebersamaan antar pengurus dan komunitas.
IAS menyampaikan bahwa kekompakan dan sinergi antar pengurus menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan organisasi di masa mendatang.
“Ajang eksebisi ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar pengurus PORDI Sulsel bersama komunitas domino. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari halal bihalal dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah. Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga demi kemajuan PORDI Sulsel ke depan,” ujar IAS.
Lebih lanjut, IAS mendorong seluruh pengurus, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar aktif dalam melakukan pembinaan dan pengembangan potensi atlet domino.
Menurutnya, kegiatan eksebisi dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas, memperkuat kebersamaan, serta menjaring bibit-bibit pemain domino yang berpotensi meraih prestasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin pengurus PORDI Sulsel menjadi contoh dalam menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan di setiap turnamen. Ke depan, kita menargetkan lahirnya pemain-pemain domino berprestasi yang dapat membanggakan Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan komunitas domino, Uqi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap olahraga domino dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Menurutnya, domino merupakan permainan yang inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, sehingga memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai cabang olahraga yang diminati.
“Kami berharap PORDI dapat terus menjadi wadah yang menyatukan para pemain dan pecinta domino. Ke depan, domino diharapkan semakin berkembang dan mendapat pengakuan lebih luas,” kata Uqi. (amr)





