HARIAN FAJAR, JAKARTA – Program pemagangan ke Jepang tahun 2026 dibuka. Ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) dan IM Japan. Pemagangan ini menawarkan peluang karier internasional bagi pemuda Indonesia. Cek jadwal dan persyaratannya.
Kemnaker menyediakan jalur resmi bagi tenaga kerja Indonesia untuk mendapatkan pelatihan dan pengalaman kerja di Jepang selama 3 hingga 5 tahun. Berbagai bidang pekerjaan yang tersedia, seperti manufaktur, pertanian, konstruksi, dan caregiver atau asisten perawat lansia.
Persyaratan untuk Calon Peserta MagangUntuk mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu khusus, administrasi, dan teknis. Persyaratan khusus meliputi usia minimal 19 tahun 6 bulan hingga maksimal 26 tahun saat tes seleksi, dengan ketentuan usia minimal 18 tahun untuk lulusan SMK.
Peserta harus minimal lulusan SMA/SMK, sehat jasmani dan rohani, tidak bertato atau bertindik, tidak buta warna, serta memenuhi standar tinggi dan berat badan sesuai jenis kelamin.
Selain itu, dokumen administrasi yang wajib disiapkan meliputi KTP, Kartu Keluarga, Kartu Kuning (AK1), akta kelahiran, sertifikat pelatihan kerja minimal 160 jam atau pengalaman kerja minimal 6 bulan untuk lulusan non-teknik.
Kemudian ijazah dari SD hingga perguruan tinggi, rapor SMA/SMK, surat keterangan sehat dari dokter, surat izin orang tua atau wali, surat pernyataan belum pernah mengikuti program magang di Jepang, surat lamaran, pas foto, surat rekomendasi RT, RW, dan kelurahan, foto keluarga, serta SKCK.
Seleksi Ketat dan Jadwal Pendaftaran TerbukaPeserta juga harus melewati tahapan seleksi teknis yang terdiri dari tes matematika dasar, tes kesamaptaan tubuh, tes ketahanan fisik, wawancara, dan medical check-up. Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret hingga 19 Juni 2026 dan dapat dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi masing-masing. Kemungkinan setiap provinsi jadwalnya berbeda.
Jelasnya, “Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai keuntungan, baik dari segi finansial maupun pengembangan karier,” demikian keterangan Kemnaker.
Manfaat dan Tunjangan Peserta MagangSelama masa magang, peserta akan menerima tunjangan berupa sekitar ¥100.000 pada bulan pertama untuk masa pelatihan, kemudian sekitar ¥105.000 per bulan untuk tahun pertama hingga ketiga, dan meningkat menjadi sekitar ¥110.000 per bulan jika perpanjangan hingga tahun kelima dilakukan.
Selain tunjangan finansial, peserta juga memperoleh pengalaman kerja internasional, sertifikat pemagangan resmi, transfer keterampilan dari tenaga ahli Jepang, serta peluang karier yang lebih luas setelah kembali ke Indonesia.
Lebih lanjut, program ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas pengalaman kerja di luar negeri. Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui pamflet resmi di bit.ly/leafletmagangjepang2026.





