Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Tapanuli Utara
Pemerintah pusat mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan korban segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Bencana Nasional Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
Menurut Maruarar, pembangunan rumah bagi korban bencana merupakan prioritas pemerintah yang harus dikerjakan secara serius dan sesuai standar. Ia juga meminta seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan kontraktor, meningkatkan pengawasan agar proses pembangunan berjalan sesuai target.
"Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas. Masyarakat korban bencana sudah terlalu lama menunggu kepastian tempat tinggal yang layak," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 27 Maret 2026.
Pembangunan hunian tetap ini dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai bagian dari percepatan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat terdampak.
Sebagai bentuk percepatan, pemerintah menetapkan pembangunan dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 68 unit rumah ditargetkan selesai pada 5 Mei 2026 dan akan langsung diserahterimakan kepada masyarakat. Sementara tahap kedua sebanyak 35 unit rumah ditargetkan rampung pada 30 Juni 2026.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk lebih serius dalam mengawal pembangunan tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan kontraktor guna menghindari hambatan di lapangan.
Dengan percepatan ini, pemerintah berharap seluruh hunian tetap dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat terdampak bencana longsor dapat kembali menjalani kehidupan secara normal di tempat tinggal yang aman dan layak.
Pembangunan hunian tetap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews





