Lagi program recall harus dijalankan untuk Hyundai Palisade terbaru. Masalahnya ada pada mekanisme pengaturan kursi baris belakang yang sudah elektris, temuan pabrikan bahwa ada risiko sensor tidak tepat membaca yang berimbas pada masalah serius.
Dilansir Autoblog, Hyundai Motor Company menyatakan bahwa sensor kursi otomatis pada baris ke-2 dan ke-3 terkadang gagal membaca atau mendeteksi adanya objek atau benda yang mungkin dapat menghalangi pergerakan secara otomatis.
Agar mudah dibayangkan, Palisade anyar memiliki fitur yang seluruh bangkunya dapat diatur secara elektrik melalui tombol. Khusus pada baris penumpang belakang, dapat bergerak otomatis untuk memudahkan akses keluar masuk.
Mekanisme bergerak otomatis ini diikuti dengan bangku baris ke-2 yang juga ikut terlipat. Masalahnya di sini, kadang kursi ini tetap memaksa terlipat setengahnya meski ada objek atau orang yang sedang duduk di atasnya.
Disebutkan, masalah ini sangat serius sehingga pernah ada kasus seorang anak kecil tewas secara tragis dalam sebuah kejadian yang mulai diselidiki Hyundai seminggu yang lalu. Meski perusahaan tidak membeberkan detail di mana peristiwa itu terjadi.
Hal itu membuat Hyundai meminta jaringan diler mereka di Amerika Serikat dan Kanada untuk menghentikan penjualan Palisade Limited dan Calligraphy model 2026, hingga menggandeng National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) untuk mendalami kasus tersebut.
Adapun, sebanyak 61.093 unit Hyundai Palisade untuk varian Limited dan Calligraphy terdampak dari program penarikan kembali ini. Hyundai juga telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik melalui berbagai saluran informasi.
Penarikan kembali, yang memperingatkan bahwa kursi belakang elektris dapat menjebak seseorang, mencakup saran berikut:
“Pemilik disarankan untuk berhati-hati saat mengoperasikan fungsi kursi elektrik baris ke-2 dan ke-3 hingga perbaikan selesai. Anak-anak disarankan untuk tidak berada di kursi belakang atau di dekat area tempat duduk belakang selama menggunakan fitur pelipatan kursi elektris," bunyi Hyundai.
Jenama Korea Selatan ini telah membuka penyelidikan sejak November tahun lalu. Sejak masalah ini pertama kali muncul, tujuh insiden kerusakan baris ke-3 telah dilaporkan, dan empat laporan cedera ringan telah diidentifikasi karena masalah baris ke-2.
Secara total, setidaknya ada 17 unit yang sudah dilaporkan mengalami kasus masalah fitur kursi elektris otomatis tersebut. Sayangnya, Hyundai masih berupaya mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini secara permanen hingga pengumuman resmi 16 Mei mendatang.





