JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah perang panjang, mulai menghadapi Hamas, Hizbullah hingga serangan Iran, pasukan Israel ambang kehancuran dan Kepada Staf IDF ungkap jika pihaknya kekurangan 15.000 personel.
Hal itu disampaikan oleh salah satu media Israel, di mana pernyataan Eyal Zamir yang merupakan Kepala Staf IDF atau Israel Defense Forces saat rapat dengan kabinet bocor ke media.
Zamir menyampaikan jika kehancuran dari pasukan IDF tak lepas dari kegagalan pemerintah Israel dalam mengesahkan undang-undang wajib militer untuk kaum Haredi.
Kaum Herdi adalah kelompok Yahudi ultra-Ortodoks yang memisahkan diri dari masyarakat modern dengan jumlah mencapai 1,45 juta atau sekitar 14,3 persen dari total populasi.
BACA JUGA:Israel Panggil 400 Ribu Anggota IDF untuk Operasi Pendudukan Gaza
BACA JUGA:Perintah Jenderal, IDF Siaga Tinggi Waspada Serangan Iran
Selain itu Zamir menyampaikan jika pihaknya telah memperingatkan pada Benjamin Netahyahu selaku Perdana Menteri para menteri Kabinet jika IDF tidak akan lagi layak untuk misinya.
"Saya mengangkat sepuluh bendera merah," kata Zamir kepada para menteri dalam rapat tersebut.
"IDF segera membutuhkan Undang-Undang Wajib Militer, Undang-Undang Layanan Cadangan, dan undang-undang untuk memperpanjang wajib militer. Pasukan cadangan tidak akan mampu bertahan dalam keadaan dramatis ini,” tambahnya dilansir jfeed.com.
"Tidak lama lagi IDF tidak lagi layak bahkan untuk misi keamanan,” tambahnya.
Karena kondisi yang dianggap sangat mendesak, Zamir meminta agar segera membentuk tentara rakyat untuk menambah kekuatan pada IDF dalam menghadapi, Iran serta Lebanon serta ancaman di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA:Pasif di Perang Iran-Israel, Xi Jinping dan Putin Diam-Diam Tetap Muncul di Balik Layar
BACA JUGA:Rudal Iran Tembus Fasilitas Nuklir Israel, Picu Ancaman Radiasi di Pusat Riset?
IDF Kekurangan 15.000 PasukanDalam kesempatan itu Zamir menyampaikan bahwa IDF kekurangan 15.000 personel baik untuk pasukan di baris depan serta belakang.
Menurut Zamir, jika kebutuhan pasukan ini tidak dipenuhi maka kemungkinan besar kekuatan militernya akan runtuh menghadapai beban saat ini.
- 1
- 2
- »





