Pantau - Sebanyak 32 murid SMA Negeri 10 Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil menembus kampus bergengsi global dengan total 88 Letter of Acceptance (LoA) melalui Program Garuda Transformasi.
Lonjakan Prestasi Siswa ke Kampus GlobalKepala SMAN 10 Samarinda Ni Made Adnyani menyebut capaian tersebut meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang hanya empat siswa.
"Peningkatan signifikan dari awalnya hanya empat siswa menjadi 32 anak ini merupakan buah nyata dari ekosistem baru melalui Program Garuda Transformasi," ungkapnya.
Keberhasilan itu diraih melalui berbagai upaya intensif seperti penyediaan fasilitas tes IELTS dan SAT, bimbingan konseling khusus, serta pendampingan dari alumni sebagai konsultan pendidikan.
Sekolah juga memberikan pendampingan personal secara one-on-one serta membantu kebutuhan administrasi seperti penerbitan rapor berbahasa Inggris.
Ekosistem Baru Dorong Akses Pendidikan InternasionalProses seleksi dimulai dari 49 murid hingga menyisakan 34 peserta pendaftar, dengan 32 siswa di antaranya berhasil memperoleh LoA dari berbagai universitas luar negeri.
"Kehadiran Program Garuda Transformasi ini mengubah wajah budaya akademik sekolah yang sebelumnya belum memiliki ekosistem terstruktur untuk membimbing siswanya menembus Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN)," ujarnya.
Para siswa diterima di berbagai universitas ternama di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Belanda, hingga Selandia Baru dengan program studi strategis seperti sains data, teknik, ilmu lingkungan, dan kesehatan.
Beberapa kampus tujuan antara lain University of Toronto, Monash University, University of Utah, dan Wageningen University.




