Arus balik pemudik mulai terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada Jumat (27/3). Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tampak datang silih berganti sejak pagi hari, menurunkan penumpang dari berbagai daerah.
Sejumlah pemudik terlihat turun dengan membawa koper, ransel, hingga kardus berisi oleh-oleh. Mereka kemudian berjalan menuju area penjemputan atau melanjutkan perjalanan dengan transportasi lain yang tersedia di sekitar terminal.
Aktivitas di area kedatangan terpantau cukup ramai meski tidak padat. Tidak terlihat penumpukan penumpang yang signifikan, sementara petugas berjaga di sejumlah titik untuk mengatur mobilitas penumpang dan kendaraan.
Arus balik diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekati berakhirnya masa libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas kerja di Jakarta.
Sementara itu, Korlantas Polri mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas one way pada arus balik Lebaran sejak Jumat (27/3) pagi.
Skema tahap pertama dibuka dari KM 132 di Tol Cipali hingga KM 70 di Cikatama untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju Jakarta.
"Pagi ini pukul 07.30 kami sudah melakukan sosialisasi dan langsung clearance dalam rangka menyambut arus balik yang diperkirakan meningkat pagi ini. Kami melakukan one way tahap pertama dari kilometer 132 ke kilometer 70," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat memantau situasi dari command center KM 29, Jumat (27/3).
Skema One Way Siap Diperluas hingga NasionalAgus menambahkan, jika terjadi lonjakan arus pada siang hari, skema one way akan diperluas secara bertahap. Tahap kedua direncanakan dari KM 169 hingga KM 70, dan tahap ketiga dari KM 188 hingga KM 70.
Opsi tambahan juga telah disiapkan, di antaranya membuka one way dari KM 263. Bahkan, penerapan one way nasional menjadi opsi jika indikator di Gerbang Tol Kalikangkung menunjukkan lonjakan yang signifikan.





