VIVA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 dengan memanggil empat kiper sekaligus ke dalam skuad.
Empat penjaga gawang yang dipanggil adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, dan Cahya Supriadi. Dua nama pertama diperkirakan akan bersaing memperebutkan posisi utama saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team.
Herdman menjelaskan alasan membawa empat kiper sekaligus dalam skuad kali ini. Menurutnya, pemusatan latihan pertama menjadi momen untuk melihat seluruh pemain yang dimiliki, termasuk di posisi penjaga gawang.
"Dalam pemusatan latihan pertama, Anda ingin melihat semua yang Anda miliki di lemari. Jadi kami mengosongkan lemari di area penjaga gawang, hanya untuk menguji pemain lokal kami," kata Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut menilai kualitas kiper Timnas Indonesia cukup baik, terutama mereka yang berkarier di Eropa. Namun ia juga ingin memberi kesempatan kepada kiper muda untuk mendapatkan pengalaman dan belajar dari pemain yang tampil di level lebih tinggi.
"Kami memiliki pemain dari Serie A, Eredivisie, klub top. Dan pemain lokal mendapat kesempatan belajar standar, melihat ide berbeda," ujar Herdman.
Ia juga menyoroti pengalaman Maarten Paes yang kini bermain di Ajax sebagai hal penting untuk dibagikan kepada kiper lain di Timnas Indonesia.
"Maarten Paes sekarang di Ajax, sedang belajar hal baru yang dibawanya kembali ke Indonesia. Saya ingin ia bagikan pengalaman kepada kiper muda kami," ucap Herdman.
Lebih lanjut, Herdman menegaskan bahwa pemanggilan empat kiper ini bukan hanya untuk FIFA Series, tetapi juga sebagai bagian dari persiapan jangka panjang Timnas Indonesia, termasuk untuk ASEAN Cup atau Piala AFF.
"Para kiper ini akan dibutuhkan. Saya memiliki Piala AFF tahun ini. Jadi setiap pemusatan latihan adalah persiapan untuk kompetisi berikutnya," kata Herdman




