Penulis: Hendra
TVRINews - Palu
Arus Mudik Lebaran 2026 Naik Signifikan
Geliat transportasi laut pada periode Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Palu mencatatkan pertumbuhan penumpang yang solid, didorong oleh strategi stimulus harga yang tepat sasaran.
Kepala PT PELNI Cabang Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengonfirmasi bahwa volume penumpang tahun ini terkerek naik di angka 4 hingga 5 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
“Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap transportasi laut kembali pulih dan meningkat,” ujar Christian dikutip Jumat 27 Maret 2026.
Efek Domino Kebijakan Diskon
Berbeda dengan kondisi Lebaran 2025 yang cenderung stagnan tanpa adanya insentif harga, tahun ini PELNI memberikan "napas segar" bagi para pemudik melalui kebijakan diskon tiket.
Strategi ini terbukti ampuh menarik minat masyarakat yang mencari alternatif transportasi terjangkau namun tetap nyaman.
Stimulus Harga: Diskon tiket menjadi faktor determinan kenaikan penumpang.
Kebijakan ini merupakan kelanjutan sukses dari program serupa pada Nataru 2025.
Balikpapan dan Surabaya tetap menjadi tujuan favorit, disusul rute Indonesia Timur seperti Bitung, Ambon, dan Papua.
Keamanan dan Kapasitas Maksimal
Menghadapi arus balik yang diprediksi memuncak hingga 30 Maret 2026, PELNI telah mengantongi izin dispensasi kapasitas dari pemerintah untuk mengakomodasi lonjakan pemudik.
“Rata-rata kapal kami mampu mengangkut hingga 3.000 orang, termasuk kru. Fokus utama kami adalah memastikan pelayanan tetap optimal dan standar keselamatan terpenuhi selama masa angkutan Lebaran ini,” pungkas Christian.
Editor: Redaksi TVRINews




