Iran Siapkan 1 Juta Tentara untuk Hadapi Ancaman Invasi Darat AS

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Iran mengklaim telah memobilisasi lebih dari 1 juta pasukan sebagai persiapan untuk menghadapi potensi invasi darat Amerika Serikat (AS).

Iran Siapkan 1 Juta Tentara untuk Hadapi Ancaman Invasi Darat AS. (Foto: Mehr News)

IDXChannel - Iran mengklaim telah memobilisasi lebih dari 1 juta pasukan sebagai persiapan untuk menghadapi potensi invasi darat Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Chosun pada Jumat (27/3/2025), hal itu disampaikan kantor berita Tasnim milik pemerintah Iran.

Baca Juga:
Iran Siap Resmikan Tarif Tol untuk Kapal di Selat Hormuz

“Selain mengorganisir lebih dari 1 juta personel untuk perang darat, permintaan dari pemuda Iran untuk bergabung dengan milisi Basij, Korps Garda Revolusi Islam, dan pusat-pusat tentara reguler (Artesh) telah meningkat dalam beberapa hari terakhir," kata seorang pejabat militer Iran yang tidak disebut namanya kepada Tasnim.

“Seiring menyebarnya spekulasi bahwa AS dapat melancarkan perang darat di front selatan Iran, ada semangat di antara pasukan darat Iran untuk mengubah wilayah kami menjadi neraka bagi Amerika," katanya.

Baca Juga:
Anwar Ibrahim Sebut Iran Izinkan Kapal Malaysia Lintasi Selat Hormuz

AS dikabarkan mempertimbangkan sejumlah opsi untuk membuka Selat Hormuz, jalur maritim penting bagi sektor minyak dan gas dunia. Salah satunya ialah invasi darat.

"Jika AS mencoba membuka Selat Hormuz dengan taktik yang merusak diri sendiri, itu tidak masalah. Kami siap untuk semua skenario," kata pejabat Iran itu.

Baca Juga:
Bantu Iran Lawan AS-Israel, Houthi Ancam Tutup Laut Merah

Meskipun AS telah menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran sedang berlangsung, Washington juga mengindikasikan kemungkinan invasi darat. 

AS telah mengerahkan sekitar 5.000 Marinir yang sebelumnya ditempatkan di Jepang dan California ke Timur Tengah. Sekitar 2.000 pasukan Divisi Lintas Udara ke-82, unit elit Angkatan Darat AS, juga dikirim ke kawasan tersebut.

Pesawat angkut Angkatan Udara AS juga dideteksi melakukan manuver di wilayah udara Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini mengindikasikan persiapan invasi darat ke Iran.

Pesawat angkut Globemaster III digunakan secara global untuk mengangkut pasukan dan kargo. Pesawat ini memainkan peran logistik kunci dalam operasi militer AS di Afghanistan dan Irak di masa lalu. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Bantah Trump Soal Izinkan Kapal Tanker Lewat Hormuz: Pernyataan Palsu
• 44 menit laludetik.com
thumb
KPK Bantah Pengalihan Yaqut Tahanan Rumah Dilakukan Sembunyi-sembunyi
• 20 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Salat Kota Surabaya 27 Maret 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Biar Gak Menyesal Usai Kalap, Ini 4 Tips Turunkan Berat Badan Usai Konsumsi Banyak Makanan di Momen Lebaran
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 14 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.