Pantau - Kementerian Kesehatan menyiagakan layanan kesehatan dan menggencarkan edukasi di berbagai titik perjalanan guna memastikan pemudik tetap sehat dan selamat selama arus balik Lebaran 2026.
Layanan Kesehatan dan Edukasi DiperkuatMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah telah menyiapkan layanan cek kesehatan gratis, khususnya bagi pengemudi.
“Kami ingin memastikan masyarakat kembali dari mudik dalam kondisi sehat dan selamat. Pemerintah telah menyiapkan layanan cek kesehatan gratis, khususnya bagi para pengemudi karena mereka sangat menentukan keselamatan perjalanan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya istirahat berkala setiap tiga jam untuk mencegah kelelahan yang menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan.
Pemerintah juga mendorong penggunaan moda transportasi yang lebih aman seperti pengangkutan sepeda motor menggunakan kereta api.
“Fasilitas pengangkutan sepeda motor melalui kereta api dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan dan menekan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara jarak jauh,” jelasnya.
Sinergi Lintas Sektor Turunkan Angka KecelakaanMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyebut rekayasa lalu lintas one way menjadi bagian strategi pemerintah dalam mengurai kepadatan arus balik.
“Penerapan jalur satu arah ini merupakan upaya untuk mengurai kepadatan arus balik sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Kami ingin memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar,” ungkapnya.
Data menunjukkan angka kecelakaan selama periode mudik mengalami penurunan sekitar 16 persen dibandingkan 2025, dari 31 kejadian menjadi 26 kejadian.
Pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali.




