Balai Besar TNBTS identifikasi temuan dua spesies anggrek baru

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah mengidentifikasi dua spesies anggrek baru yang ditemukan di lereng selatan Gunung Semeru, yakni Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis.

Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar TNBTS Toni Artaka di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, menyatakan dua spesies anggrek tersebut pada awal Januari 2026 ditemukan oleh petugas yang saat itu sedang melaksanakan patroli kawasan, sekaligus melakukan pengidentifikasian terhadap biodiversitas.

"Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis sama-sama ditemukan pada awal Januari 2026 di lereng selatan Gunung Semeru. Keduanya adalah catatan atau temuan baru di TNBTS yang mana selama ini belum pernah terdata," kata Toni.

Dua spesies tanaman anggrek ditemukan pada habitat yang relatif sama, yaitu teduh, berhumus tebal, dan cukup lembab pada elevasi 1.000 sampai 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: BRIN temukan dua spesies anggrek baru di Raja Ampat

Berdasarkan rangkuman yang diterima dari Pengendali Ekosistem Hutan menyebutkan bahwa dua spesies anggrek tersebut memiliki ciri khas yang berbeda.

Untuk spesies Gastrodia selabintanensis tercatat pada bagian perbungaan memiliki panjang antara 15-25 centimeter dengan 2-4 bunga atau kuntum. Kelopak bunga spesies itu memiliki warna coklat kehijauan dengan tekstur kasar serta berkutil.

Ukuran mahkota bunga Gastrodia selabintanensis memiliki panjang empat centimeter dan lebar empat centimeter berwarna putih semu serta kuning.

Sedangkan spesies Gastrodia biruensis bagian perbungaannya memiliki panjang 18-32 centimeter dan bunganya berjumlah tiga sampai lima kuntum.

Bagian kelopak spesies itu berwarna coklat kekuningan dan bertekstur halus. Ukuran mahkota bunga Gastrodia biruensis memiliki panjang 4-6 centimeter dan lebar 4-5 centimeter dengan warna putih serta oranye.

Baca juga: Kemenhut ungkap penemuan spesies baru anggrek khas Kalimantan

Meski demikian pihak balai besar belum menetapkan nama atau penyebutan lokal untuk dua spesies tanaman tersebut.

Temuan baru ini menambah daftar kekayaan flora di kawasan TNBTS menjadi 309 spesies anggrek.

Toni menyampaikan pihaknya terus melakukan upaya konservasi di kawasan TNBTS sebagai langkah melindungi keberlanjutan habitat tanaman anggrek, khususnya Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis.

"Kedua jenis ini termasuk tumbuhan mycoheterotropic yang mana pertumbuhannya sangat bergantung pada habitat dan sulit mengembangkan pembiakan di luar habitat alaminya. Upaya lainnya, pemetaan sebaran populasinya dengan cara identifikasi pada lokasi lain pada musim berbunga," tutur Toni Artaka.

Baca juga: Peneliti BRIN temukan spesies anggrek akar tak berdaun endemik Sumatra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara dan Syarat Dapat Tarif Transjakarta Rp12 Pakai Aplikasi Hari Ini, Keliling Jakarta Murah Meriah
• 8 jam laludisway.id
thumb
Tega! Ibu Muda di Makassar Diduga Jual 3 Anak dan 1 Keponakan, Suami Lapor Polisi
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim, Ini yang Akan Dibahas
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Sidak SPBU di Jateng, Bahlil Imbau Warga Gunakan Energi dengan Bijak & Tidak Menimbun BBM
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Akan Sampaikan Progres Kasus Korupsi Kuota Haji pada Senin 30 Maret 2026
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.