Bisnis.com, CIREBON - Sebanyak 1.052.104 kendaraan tercatat melintasi jalur Pantura Kota Cirebon, Jawa Barat selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun dari Posko Dinas Perhubungan Kota Cirebon di kawasan Jalan Brigjen Dharsono yang memantau pergerakan lalu lintas selama H-7 hingga H+7.
Lonjakan kendaraan paling signifikan terjadi pada masa puncak arus mudik, yakni dua hingga tiga hari sebelum Lebaran. Pada H-2 atau Kamis (19/3/2026), jumlah kendaraan yang melintas mencapai 142.023 unit, menjadi angka tertinggi sepanjang periode pemantauan. Sehari sebelumnya, pada H-3, Rabu (18/3/2026), tercatat sebanyak 135.430 kendaraan melintasi jalur tersebut.
Sebaliknya, pada H-1 Jumat (20/3/2026). terjadi penurunan tajam volume kendaraan menjadi 55.681 unit. Kondisi ini menunjukkan mayoritas pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan ekstrem menjelang hari raya.
Memasuki Hari Lebaran, Sabtu (21/3/2026), lalu lintas di jalur Pantura relatif landai. Jumlah kendaraan yang melintas hanya mencapai 40.532 unit. Aktivitas masyarakat cenderung berkurang karena fokus pada perayaan Idulfitri bersama keluarga.
Pergerakan kendaraan kembali meningkat pada periode arus balik. Data menunjukkan kenaikan mulai terlihat sejak H+2 Senin (23/3/2026) dengan 63.024 kendaraan. Puncak arus balik terjadi pada H+3 dan H+4, masing-masing sebesar 93.277 dan 92.824 kendaraan. Setelah itu, volume kendaraan berangsur menurun hingga H+6.
Selain secara harian, pola kepadatan lalu lintas juga terlihat pada jam-jam tertentu. Berdasarkan grafik Dishub, lonjakan kendaraan umumnya terjadi pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, serta sore hari pada pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Pola ini mencerminkan preferensi pemudik yang memaksimalkan perjalanan pada waktu-waktu relatif aman dan nyaman.
Baca Juga
- Antisipasi Macet Ketapang-Gilimanuk, Kemenhub Beri Imbauan untuk Pemudik
- Kakorlantas: Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2026 Turun 5,7%
- 1,32 Juta Kendaraan Melintas di Tol Cipali Selama Mudik Lebaran 2026
Kepadatan lalu lintas di jalur Pantura Cirebon selama periode Lebaran ini menegaskan peran strategis wilayah tersebut sebagai jalur utama penghubung Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Arus kendaraan didominasi oleh kendaraan pribadi, bus antarkota, serta angkutan logistik yang tetap beroperasi selama masa mudik.
Salah satu pemudik, Rudi Hartono (38), warga Bekasi yang melakukan perjalanan menuju Jakarta, mengaku memilih berangkat pada akhir masa arus balik untuk menghindari kemacetan panjang.
“Saya berangkat H+6, karena pengalaman tahun kemarin itu sudah tidak padat. Tahun ini memang lebih lancar, walau tetap ramai di beberapa titik,” ujarnya saat ditemui di kawasan Pantura Cirebon, Jumat (27/3/2026).





